Pemahaman Masyarakat Terhadap Fatwa MUI Dan Edaran Pemerintah Tentang Shalat Jamaah Dan Jum’at Di Rumah Kecamatan Tanjung Pinang Timur

Main Article Content

Abd. Malik Al Munir STAIN Sultan Abdurrahman, Indonesia
M Kafrawi
Fajar Tresna Utama
Nur Ikhlas
Maisarotil Husna

Abstract

Akhir tahun 2019 muncul varian virus yang meluluhlantakan dunia, virus itu disebut covid-19. Virus itu muncul pertama kali di wilayah Cina, virus tersebut memasuki wilayah Indonesia sekitaran bulan maret 2020 sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Jokowi. Memasuki awal mei pemerintah melakukan tindakan lockdown dibeberapa daerah dan pembatasan aktivitas ditempat keramaian. Salah satu  yang dibatasi adalah aktivitas peribadatan yang dilakukan di masjid. Pembatasan ini tentu memerlukan penyesuaian, sebab tidak semua masyarakat mengerti dan menerima alasan pembatasan ini, apalagi ini terkait masalah peribadatan. Pemahaman masyarakat akan pembatasan ini terkadang masih berbenturan dengan keyakinan mereka, bahwa masalah peribadatan di masjid adalah kewajiban yang mutlak dengan meniadakan faktor kehatian-hatian kepada penyebaran virus. Majelis ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait masalah ibadah ini melalui fatwa no 14 tahun 2020. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi masyarakat terkait fatwa tersebut dengan menggunakan teori resepsi yang dikembangkan oleh Ahmad Rofiq, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait fatwa tersebut. Dengan harapan masyarakat dapat memahami fatwa tersebut dan melaksanakan sebagai upaya penecegahan penularan virus ini dalam rangka membantu tugas pemerintah.


 

Article Details

How to Cite
Al Munir, A., Kafrawi, M., Utama, F., Ikhlas, N., & Husna, M. (2021). Pemahaman Masyarakat Terhadap Fatwa MUI Dan Edaran Pemerintah Tentang Shalat Jamaah Dan Jum’at Di Rumah Kecamatan Tanjung Pinang Timur. JPPM Kepri: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau, 1(2), 117-127. https://doi.org/10.35961/jppmkepri.v1i2.275

References

Kompas. (2020, Maret 9). kompas.com. Retrieved April 2020, from https://nasional.kompas.com/read/2020/03/09/05280011/kronologi-dan-urutan-munculnya-6-orang-positif-virus-corona-di-indonesia
Al-Sabuni, M. '. (2001). Safwat al-Tafsir. Beirut: Dar Al-Fikr.
MUI. (2020, Maret 16). https://mui.or.id/wp-content/uploads/2020/03/Fatwa-tentang-Penyelanggaran-Ibadah-Dalam-siatuasi-Wabah-COVID-19.pdf. Retrieved April 2020, from Website MUI: mui.or.id
Kumparan. (2020). https://kumparan.com/kumparannews/virus-corona-diduga-muncul-pertama-kali-pada-17-november-2019-di-hubei-1t11BcMNz73/full. Retrieved April 9, 2020, from Kumparan Website: Kumparan.com
JDIH. (2020, April 9). https://jdih.menpan.go.id/puu-994-Surat%20Edaran%20Menpan.html. Retrieved from JDIH Website: jdih.menpan.go.id
Sastriyani, S. H. (2001). Karya Sastra Perancis Abad ke-19 Madame Bovary dan Resepsinya di Indonesia. Jurnal Humaniora, XIII(03), 252-259.
Ratna, N. K. (2009). Metode dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Walidin, M. (2007, Desember). http://mwalidin.blogspot.com/2007/12/seksualitas-dalam-novel-indonesia. Retrieved April 2020, from Muhammad Walidin Blog: http://mwalidin.blogspot.com
Pradopo, R. D. (2007). Beberapa Teori Sastra: Metode Kritik dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ratna, N. K. (2009). Metode dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Junus, U. (1985). Resepsi Sastra: Sebuah Pengantar. Jakarta: Gramedia.