ORIENTALIS VERSUS ULAMA (STUDI KRITIK TERHADAP HADIS NABI)

Main Article Content

Zaimah Zaimah 085765607349, Indonesia

Abstract

Islam mempunyai dua pedoman yang harus dijadikan patokan dalam berbagai hal. Diantaranya adalah al-Quran dan hadis. al-Quran merupakan mujizat yang luar biasa dan tidak ada bandingan mulai dari lafal hingga maknanya. Sedangkan hadis merupakan sumber kedua umat Islam yang berasal dari diri Nabi Muhammad SAW, mulai dari perkataan hingga perbuatan Nabi Muhammad SAW. Hadis inilah yang banyak digunakan oleh para orientalis untuk menjatuhkan Islam. Dua diantara para orientalis tersebut adalah Ignaz Goldziher dan Joseph Schacht. Goldziher beranggapan bahwa hadis muncul setelah Nabi Muhammad SAW wafat dan merupakan buatan para ulama abad kedua dan ketiga hijriyah yang melakukan persengkongkolan. Sedangkan Schacht memunculkan teori Projecting Back. Pendapat para orientalis tersebut dibantah oleh para ulama hadis melalui berbagai penelitiannya. Seperti yang dilakukan oleh al-Azami yang menyanggah pendapat Goldziher melalui penelitian naskah milik Suhail bin Abi Shalih. Serta Mustafa Azami dan As-Syibai melalui penelitiannya terhadap penulisan hadis.  

Article Details

How to Cite
Zaimah, Z. (2021). ORIENTALIS VERSUS ULAMA (STUDI KRITIK TERHADAP HADIS NABI). RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam, 2(1), 1-14. https://doi.org/10.35961/rsd.v2i1.229

References

Arif, Syamsuddin, Hadis Nabi, Otentisitas dan Upaya Dentruksinya, Jurnal Al-Insan, (Jakarta: Lembaga Kajian dan Pengembangan Al-Insan, 2005).
Arifin, Tajul, The Application Of “Unity Theory” In Understanding Matan Of Al-Hadis And Determining Its Validity, Critique to the Critique of Orientalis, (Bandung: Inaugural Speech, 2009).
Azami, Muhammad Mustafa, Studies in Hadis Methology and Literature, (America: American Trust Publication, 1977).
Darmalaksana, Wahyudin, Hadis dimata Orientalis, (Bandung: Benang Merah Press, 2004).
Idri, “Studi Hadis”, (Jakarta: Kencan Predana Media Grup, 2010).
Juyhnbool, G.H.A, Kontroversi Hadis di Mesir, (Bandung: Mizan, 1999).
______________, The Authenticity of Tradition Literature Discussions in Modern Egypt,, terj. Ilyas Hasan, (Bandung: Mizan, 1999).
King, Richard, Agama, Orientalisme, dan Poskolonialisme, Terj. Supriyadi, (Yogyakarta: Penerbit Qalam, 2011).
Miftahul Asror dan Imam Musbikin, “Membedah Hadis Nabi SAW, Kaidah dan Sarana Studi Hadis Serta Pemahamannya”, (Jawa Timur: Jaya Star Nine, 2015).
Munawar, Hadis dalam Pandangan Orientalis, (http://moenawar.multiply.com/journal/item/5)
Schacht, Joseph, The Origins of Muhammad Jurisprudence, cetakan kedua, (Oxford: Clarendon Press, 1959).
Syamsuddin Arif, Orientalis Menggugat Hadis, http://www.inpasonline.com/
Yaqub, Ali Mustafa, Kritik Hadis, (Jakarta: Pustaka Firdaus, 1996).