Women's Essence, Perception, and Premarital Education Case Study of Marriage Guidance at the KUA of Lohbener District

Main Article Content

Elis Sahmiatik
Ario Rian Hidayat
Muhammad Leany
Dody Sulistio

Abstract

Artikel ini membahas bimbingan perkawinan yang diberikan kepada calon pengantin khususnya perempuan, dalam mempersiapkan peran sebagai istri dan ibu. Fokusnya pada materi bimbingan, kesiapan mental calon pengantin, serta persepsi perempuan terhadap esensi dan perannya setelah menikah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus di KUA Kecamatan Lohbener, melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan utama mencakup desain pendidikan pranikah memiliki materi yang meliputi strategi kesiapan mental menghadapi pernikahan dan pemahaman atas peran perempuan untuk mendewasakan usia menikah pertama. Meskipun materi yang diberikan mencakup aspek hukum, ekonomi, dan manajemen rumah tangga, namun belum menjangkau materi psikologis yang disampaikan oleh para ahli seperti psikolog.


 


This article discusses premarital counseling provided to prospective brides, particularly women, in preparing them for their roles as wives and mothers. The focus is on the counseling material, the mental readiness of brides-to-be, and women's perceptions of the essence and their roles after marriage. This research employs a qualitative method with a case study conducted at the Office of Religious Affairs (KUA) in Lohbener District, utilizing participant observation, in-depth interviews, and documentation. The key findings reveal that the design of premarital education includes material covering strategies for mental readiness in facing marriage and understanding women's roles in ensuring maturity at the time of their first marriage. Although the material addresses legal, economic, and household management aspects, it does not yet cover psychological topics delivered by experts such as psychologists.


 

Article Details

How to Cite
Sahmiatik, E., Rian Hidayat, A., Leany, M., & Sulistio, D. (2024). Women’s Essence, Perception, and Premarital Education Case Study of Marriage Guidance at the KUA of Lohbener District. RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam, 5(1), 71–85. https://doi.org/10.35961/rsd.v5i1.1690
Section
Articles

References

Apriyanto. (2022, Mei). Wawancara Mengenai Konteks Keluarga Sakinah [Personal communication].

Azhari, N. H., Sardin, S., & Hasanah, V. R. (2020). Efektivitas pelaksanaan bimbingan perkawinan pranikah calon pengantin dalam meningkatkan kesiapan menikah. Indonesian Journal of Adult and Community Education, 2(2), 19–27.

Bupati Nina, Ngarot, Menghapus Imej. (2022, July 15). Mata Pantura. https://matapantura.republika.co.id/posts/31051/bupati-nina-ngarot-dan-menghapus-imej-rcti.

Burhanuddin, B., & Suriyati, S. (2022). PERSEPSI PESERTA SUSCATIN TERHADAP BIMBINGAN PERKAWINAN DI KUA SINJAI UTARA KABUPATEN SINJAI. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim Dan Bimbingan Rohani, 8(1), 1–12.

Cteswell, J. W., & Creswell, J. D. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage Publications.

Dewi. (2022, Mei). Kedudukan Nilai-Nilai Perempuan dalam Keluarga dan Masyarakat [Personal communication].

Farhan, M. (2022, July 16). Jeleknya Citra Wadon Indramayu: Antara Kebenaran dan Sesat Pikir. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/muhammadfarhan0058/60dc71c415251073a7508104/jeleknya-citra-wadon-indramayu-antara-kebenaran-dan-sesat-pikir.

Hilmi, I. L. (2023). Mu’asyarah bil ma’ruf sebagai asas perkawinaN (Kajian Qs. al-Nisa: 19 dan Qs. Al-Baqarah: 228). Misykat Al-Anwar Jurnal Kajian Islam Dan Masyarakat, 6(2), 155–174.

Hotimah, N. (2019). PARENTING SKILLS DALAM PROGRAM BIMBINGAN PERKAWINAN: Studi Kasus di KUA Kecamatan Pamekasan [PhD Thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta]. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/40798

Huda, H. D., & Dodi, L. (2020). Rethinking Peran Perempuan dan Keadilan Gender: Sebuah Konstruksi Metodologis Berbasis Sejarah dan Perkembangan Sosial Budaya. CV Cendekia Press.

Hurlock, E. B. (1997). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. http://library.stik-ptik.ac.id/detail?id=25662&lokasi=lokal

Indah, I. (2013). Peran-peran perempuan dalam masyarakat. Academica, 5(2).

Irawaty, & Darojat, Z. (2019). Kedudukan dan Peran Perempuan dalam Perspektif Islam dan Adat Minangkabau. Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 59(76).

James, W. B., Witte, J. E., & Galbraith, M. W. (2006). Havighurst’s Social Roles Revisited. Journal of Adult Development, 13(1), 52–60.

Kasus Perceraian Meningkat 53%, Mayoritas Karena Pertengkaran. (2022, March 30). Badan Pusat Statistik.

M. Supraja. (2013). Potret Feminisme Muslim: Studi Pemikiran Lima Feminis Muslim di Indonesia. Sadra International Institute.

Mulia, M. (2007). Islam & inspirasi kesetaraan gender. (No Title). https://cir.nii.ac.jp/crid/1130000796857549312

Muzaki, L. (2022, Mei). Wawancara Mengenai Konteks Keluarga Sakinah [Personal communication].

Nugoho, A. (2021, September 6). Janda Corona, Selama Pandemi 5.980 Wanita Muda Menceraikan Suaminya di Indramayu—Cirebon Raya. Cirebon Raya Pikiran Rakyat. https://cirebonraya.pikiran-rakyat.com/ciayumajakuning/pr-1141326979/janda-corona-selama-pandemi-5980-wanita-muda-menceraikan-suaminya-di-indramayu

Nurfauziyah, A. (2018). Bimbingan Pranikah bagi Calon Pengantin dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang [PhD Thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung]. https://digilib.uinsgd.ac.id/9764/

Prayogi, A., & Jauhari, M. (2021). Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin: Upaya Mewujudkan Ketahanan Keluarga Nasional. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 5(2), 223–242.

Putri, A. F. (2019). Pentingnya orang dewasa awal menyelesaikan tugas perkembangannya. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 3(2), 35–40.

Sahlan, J. (2022, Mei). Wawancara Mengenai Kritik Stereotip Masyarakat Luar Tentang Budaya WINREI (Kawin Cerai) di Indramayu [Personal communication].

Sahmiatik, E., & Subaidi, S. (2022). Perceraian, Aktor, Modal Pendidikan, dan Ekonomi dalam Masyarakat Indramayu. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(1), 178–188.

Sakina, A. I. (2017). Menyoroti budaya patriarki di Indonesia. Share Social Work Journal, 7(1), 71–80.

Samsidar, S. (2020). Peran ganda wanita dalam rumah tangga. An Nisa’, 12(2), 655–663.

Sanidah, S. (2022). Rangda Cilik turunan Indramayu (RCTI) dan tingginya jumlah kasus perceraian di Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu [PhD Thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/33590

Saputra, S. (2022, Mei). Wawancara Mengenai Konteks Keluarga Sakinah [Personal communication].

Sundani, F. L. (2018). Layanan Bimbingan Pra Nikah dalam Membentuk Kesiapan Mental Calon Pengantin. Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, Dan Psikoterapi Islam, 6(2), 165–184.

Supriati, K. (2022, Mei). Kedudukan Perempuan dalam Keluarga dan Masyarakat [Personal communication].

Surbakti, R. (2021). Peran perempuan sebagai anak, istri, dan ibu. Jurnal Kajian Gender Dan Anak, 4(2), 123–136.

Syafii, M. (2022, Mei). Wawancara Mengenai Konteks Keluarga Sakinah [Personal communication].

Syam, N. F. (2018). Pemahaman Kesetaraan Gender Dalam Hadis (Studi Tekstual dan Kontekstual Dalam Al-Kutub As-Sittah) [PhD Thesis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara]. http://repository.uinsu.ac.id/4304/1/Tesis%20FIX.pdf

Vreede-de Stuers, C. (2017). Sejarah Perempuan Indonesia: Gerakan & Pencapaian. (No Title). https://cir.nii.ac.jp/crid/1130282268685257344

Wakid. (2022, Mei). Wawancara Mengenai Kritik Stereotip Masyarakat Luar Tentang Budaya WINREI (Kawin Cerai) di Indramayu [Personal communication].

Wati, M., Subekti, A., & Jazari, I. (2019). Analisis Program Bimbingan Perkawinan Dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah Studi Kasus Di KUA Lowokwaru Kota Malang. Jurnal Hikmatina, 1(2), 113–119.

Widyastini, W. (2008). Gerakan Feminisme Islam Dalam Perspektif Fatimah Mernissi. Jurnal Filsafat, 18(1), 65–80.

Yuliana, F. (2022, July 16). Stereotip Perempuan Indramayu. Mubadalah. https://mubadalah.id/stereotip-perempuan-indramayu

Yusuf, M., Baharuddin, B., & Mardan, M. (2020). The Quranic Hermeneutics Approach To Gender Equality In Amina Wadud Muhsin’s View. Jurnal Adabiyah, 20(2), 214–237.

Zulfikar, E. (2019). Peran Perempuan Dalam Rumah Tangga Perspektif Islam: Kajian Tematik Dalam Alquran Dan Hadis. Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran Dan al-Hadis, 7(01), 79–100.