Contextualization Hadith Understanding on Contemporary Social Conflict Resolution
Main Article Content
Abstract
Abstrak
Penelitian ini mengkaji tentang penerapan hadis terkait resolusi konflik melalui pendekatan hermeneutika dalam konteks konflik sosial politik saat ini. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki makna dan signifikansi hadis sebagai acuan dalam menyelesaikan konflik dengan cara yang efektif dan damai. Pendekatan hermeneutika digunakan untuk memahami hadis dengan memperhatikan konteks sosial dan sejarah, sehingga memungkinkan penerapan nilai-nilai Islam dalam menghadapi tantangan sosial dan politik yang ada saat ini. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui library research. Perjanjian Hudaibiyah adalah contoh konkret dari pendekatan diplomasi yang dilakukan oleh Nabi Muhammad dalam mengatasi konflik secara damai, dan hal ini tetap memiliki relevansi dengan keadaan sosial politik saat ini. Studi ini juga mengaitkan penyelesaian konflik di Indonesia, seperti Perjanjian Helsinki dan konflik antara Madura dan Dayak, dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh Nabi. Oleh karena itu, Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman hadis yang lebih adaptif dan sesuai dengan konteks zaman sekarang, serta memberikan perspektif baru untuk menyelesaikan konflik melalui pendekatan yang inklusif, dialogis, dan berorientasi pada keadilan sosial.
Abstract
This study examines the application of hadith related to conflict resolution through a hermeneutic approach in the context of current socio-political conflicts. The main objective of this study is to investigate the meaning and significance of hadith as a reference in resolving conflicts in an effective and peaceful manner. The hermeneutic approach is used to understand hadith by considering the social and historical context, thus enabling the application of Islamic values ??in facing current social and political challenges. By using qualitative methods through library research. The Hudaibiyah Agreement is a concrete example of the diplomatic approach taken by the Prophet Muhammad in resolving conflicts peacefully, and this remains relevant to the current socio-political situation. This study also links conflict resolution in Indonesia, such as the Helsinki Agreement and the conflict between Madura and Dayak, with the values ??taught by the Prophet. Therefore, this study contributes to a more adaptive understanding of hadith that is in accordance with the current context, and provides a new perspective on resolving conflicts through an inclusive, dialogical, and social justice-oriented approach.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Adryamarthanio, V., & Nailufar, N. N. (2021a, Juli 29). Kesepakatan Helsinki: Latar Belakang, Isi, Proses, dan Pelaksanaan [Kompasi.com]. https://www.kompas.com/stori/read/2021/07/29/120000279/kesepakatan-helsinki-latar-belakang-isi-proses-dan-pelaksanaan.
Adryamarthanio, V., & Nailufar, N. N. (2021b, Juli 30). Konflik Sampit: Latar Belakang, Konflik, dan Penyelesaian. Kompas.com. https://www.kompas.com/stori/read/2021/07/30/090000179/konflik-sampit-latar-belakang-konflik-dan-penyelesaian#
al-ashayba>ni>, A. ‘Abdulla>h M. bin H. bin H. bin A. (1421). Musnad Ahmad bin Hanbal (1 ed.).
Asaad, N. (2019). Kritik Hadis Berdasarkan Metodologi Hadis Tawaran Scientific Nuruddin ‘Itr. FARABI: Jurnal Pemikiran Konstruktif Bidang Filsafat dan Dakwah, 16(1), 19–33.
Choiroh, W. N., & Munawir. (2023). Metodologi Pemahaman Hadis M. Yusuf al-Qardhawi: Studi Analitis Atas Hadis Partisipasi Wanita dalam Berpolititik. Al-Qudwah: Jurnal Studi al-Qu’an dan Hadis, 1(1), 61–74.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Jurnal Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1. 38075. 33-54
Haif, A. A. (2014). Perjanjian Hudaibiyah (Cermin Kepiawaian Nabi Muhammad saw. Dalam Berdiplomasi). RIHLAH JUrnal Sejarah dan Kebudayaan, 1(2), 119–131. https://doi.org/10.24252/rihlah.v1i01.673
Ilyas, F., & Bin Hj. Suliaman, I. (2017). Muhammad Syuhudi Ismail (1943-1995); Tokoh Hadith Prolifik, Ensklopedik dan Ijtihad. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 17(1), 1. https://doi.org/10.22373/jiif.v17i1.1604
Makmur & Muhammad Ismail. (2021). METODE KESAHIHAN SANAD HADIS: Telaah Terhadap Pemikiran Syuhudi Ismail Dalam Kaidah Kesahihan Hadits. AL-MUTSLA, 3(2), 85–95. https://doi.org/10.46870/jstain.v3i2.50
Nasrulloh, N. (2014). Rekonstruksi definisi Sunnah sebagai pijakan kontekstualitas pemahaman Hadits. ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam, 14(3), 15–28. https://doi.org/10.18860/ua.v14i3.2659
Purkon, A. (2013). PENDEKATAN HERMENEUTIKA DALAM KAJIAN HUKUM ISLAM. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/69225
Roswantoro, A. (2018). Resolusi Konflik Dalam Masyarakat Religius Indonesia. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 8(2).
Sani, A. (2023). Pergeseran Metodologi Kesahihan Sanad Hadis dalam Pemikiran Syuhudi Ismail. El-Wasathy: Journal of Islamic Studies, 1(2), 94–108. https://doi.org/10.61693/elwasathy.vol12.2023.94-108
Sari, M., & Asmendri, A. (2024). Penelitian Kepustakaan (Library Research) Dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan IPA, 6(1).
Shafiyyur Rahman Al-Mubarakfury, S. (2013). Sirah Nabawiyah (Kathur Suhardi, Penerj.). Pustaka Al-Kautsar.
Siregar, I. (2018). Kritik Kontekstualisasi Pemahaman Hadis M. Syuhudi Ismail. TAFSE: Journal of Qur’anic Studies, 2(1), 61. https://doi.org/10.22373/tafse.v2i1.8075
Siregar, I. (2022). Kajian Hadis DIlihat dari Teks dan Konteks. Shahih: Jurnal Ilmu Kewahyuan, 5(2).
Socheh, S. (2020). Metode Pemahaman Hadits Menurut Perspektif Yusuf al-Qardhawi. Jurnal al-Hikmah, 2(1), 84–104.
Suaidi, H. (2018). METODE PEMAHAMAN HADIS: Studi Komparatif Pemikiran Syuhudi Ismail dan Ali Mustafa Ya’qub. Penerbit NEM.
Susanto, E. (2016). Studi Hermeneutika Kajian Pengantar. Kencana.
Wani, H. A., Suwirta, A., & Fayeye, J. (2013). Conflict Resolution and Conflict Transformation: Some Reflections. Atikan, 3(1).
Yahya, A. (2014). Pendekatan Hermeneutik dalam Pemahaman Hadis (Kajian KItab Fath al-Bari Karya Ibn Hajar Al-’Asqalani). Ar-Raniry, International Journal of Islamic Studies, 1(2), 365.