STUDY TEORI MUTUALISME PAUL F. KNITTER DALAM HUBUNGAN ANTARUMAT BERAGAMA DI INDONESIA

Main Article Content

waluyo waluyo
Sahal Abidin

Abstract

Agama merupakan peratuan yang dibuat oleh Tuhan, melalui perantara-Nya disampaikan kepada setiap manusia. Dalam perjalannannya agama menjadi way of live pada setiap pemeluknya. Selain itu agama menjadi pegangan yang tidak dapat diganggu gugat oleh orang lain. Kenyakinan dalam kebenaran agamanya semakin mengakar dan menyebabkan truth claim. Klaim kebenaaran dan penolakan kebenaran yang lain adalah implementasinya. Adanya klaim kebenaran dan berusaha menyelamatkan yang lain dari kesesatan merupakan misioner. Fenomenologi menjawab konflik antaragama didasari atas ketikadilan kesejahteraan dan kesenjangan sosial serta keinginan kesataraan politik. Husserl melalui fenomenologinya memberikan pengertian bahwa ada kebenaran dibalik sesuatu yang tampak. Fenomenologi menangkap bahwa konflik antaragama tidak sepenuhnya disebabkan perbedaan agama. Selain klaim kebenaran dan keselamatan ketidakadilan di bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya merupakan sumber dari konflik. Konflik yang terjadi semakin besar karena adanya klaim yang menyundut konflik antaragama, sehingga setiap pemeluk agama akan merasa terusik. Mutualisme memberikan teori hubungan antaragama yang dialog mutual. Teori ini atas dasar pandangan orang Kristen melahat agama di luar gereja. Berdasar kesamaan yang ada pada setiap agama mutualisme memproyeksikan hubungan yang saling memnguntungkan. Latar belakang konflik ialah adanya ketidakadilan pada bidang politik, ekonomi dan budaya, maka tawaran Knitter yang dapat diterapkan di Indonesia adalah pola hubungan yang mutual.

Article Details

How to Cite
waluyo, waluyo, & Abidin, S. (2021). STUDY TEORI MUTUALISME PAUL F. KNITTER DALAM HUBUNGAN ANTARUMAT BERAGAMA DI INDONESIA. RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam, 2(2), 155–172. https://doi.org/10.35961/rsd.v2i2.333
Section
Articles

References

Ali, Mukti, Asal Usul Agama (Yogyakarta: Yayasan Nida, 1968)

________, , Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Bandung: Mizan, 1988)

________, , Pandangan Pluralism Sebagai Jalan Pemersatu, Jurnal Ijtihad, Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah vol.5, 2003.

Asry, M. Yusuf, M. Si,. APU, MenelusuriKerifan Local di Buminusantara: Melalui Dialog Pengembangan Wawasan Multicultural Antara Pemuka Agama Pusat dan Daerah di Provinsi Maluku Utara, Papua, danMaluku, Jakarta: BadanLitbangdanDiklatKementerian Agama, 2010.

Budiman,Arief, seri DIAN 1, Dimensi Sosial Ekonomi Dalam Konflik Antar Agama diIndonesia, (Yogyakarta: DIAN/Interfidei, 1995)

Bustanudi, Agus, Agama dan Tantangan Sosial (Jakarta: UI Press, 2010).

Bertens, K., Filasafat Barat Dalam Abad XX, Jakarta: PT Gramedia 1981

Budiman, Watung A., Al-Qur’an, Liberation and Pluralisme, Membebaskan yang tertindas (Bandung : Mizan, 2000)

Coward, Harold , Pluralisme, Tantangan Bagi Agama-agama (Yogyakarta: Kanisius, 1989)

Esack, Farid, Qur’an, Liberation and Pluralism an Islam Perspektive of Interreligious Solididarity against oppression (Oxford: One World, 1997)

Ghazali, Abd. Muqsith, Argumen Pluralisme Agama, Membangun Toleransi Berbasis Alquran (Jakarta: kata Kita, 2009)

Grose, George B. dan Benjamin J Hubbard.Tiga Agama SatuTuhan (Bandung: Mizan, 1998)

Hadi, Sutrisno, Metode Research (Yogyakarta: Andi Offset, 1987)

Hamarsma, Harry, Tokoh-TokohFilsafatBarat Modern, (Jakarta: PT Gramedia, 1983)

Hendropuspito, D. Sosiologi Agama (Yogyakarta: PustakaPelajar, 1986)

Hick, Jhon, God Has Many Names (Philadelpea: The Westminster Press, 1980)

____,Jhon, God And Universe Of Faith (New York: St. Martin’s Press)

Hidayat,Komaruddindan Muhammad WahyuniNafis, Agama Masa Depan Perspektif Filsafat Perenial (Jakarta: Paramadina, 1995)

Knitter, Paul F, Introduducingthe Teologiesof Religions (New York: Marynoll, 2002)

__________, MenujuTeologiPembebasan Agama-Agama,di dalamMitosKeunikan Agama Kristen, eds. John Hick dan Paul F. Knitter (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001)

_________, One Erath Many Religions: Multifaith Dialogue and Global Responding (New York: Orbis Books,1995)

_________, No Other Name, (New York: Orbis Books, 1985)

_________, Pengantar ke Dalam Teologi Agama-Agama (Yogyakarta: Kanisius, 2008)

_________, Satu Bumi Banyak Agama (Jakarta: BPK GunungMulia, 2004)

Kung, Hans dan Karl-josef Kuschel, Etik Global (Yogyakarta: Sisiphus, 1999)

Lubis, Mochtar, Manusia Indonesia, (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2001)

Majid, Nurcholish, Tiga Agama SatuTuhan, (Mizan: Bandung, 1999)

Mulyadi,Sukidi,Teologi Inklusif Cak Nur (Jakarta: Kompas, 2001)

Noeng, Muhadjir, Metode Penelitian Kualitatif (Yogyakarta: Rake Sarasin, 1989)

Pahrudin, Agus Dkk, Harmonisasi Agama danBudayadi Indonesia (Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama, 2009)

Rachman, Bhudy Munawar, Wajah Liberal Islam Indonesia (Jakarta: Grasindo, 2001)

Tandirerung,LidyaKambo, LiberativeDialogue a comparative analysis of theproposal of Paul Knitter and FaridEsack for liberative dialogue of religions and their contribution to Muslim-Chistian relation in Indonesia (Yogyakarta: UGM, 2004)

Thomas F. O'deo, Sosiologi Agama (Jakarta: PT Rajawali, 1985)