WAHID HASYIM DAN TOLERANSI BERAGAMA DALAM PIAGAM JAKARTA 22 JUNI 1945

Main Article Content

Mara Ongku Hsb

Abstract

Toleransi beragama menjadi pusat perhatian berbagai bangsa di penjuru dunia karena toleransi menjadi perekat ditengah keberagaman atau kemajemukan suatu bangsa, sebuah keniscayaan bahwa dalam masyarakat yang multi agama seringkali timbul pertentangan antar pemeluk agama yang berbeda. Secara umum konflik antar pemeluk agama tersebut disebabkan oleh bebarap faktor, antara lain seperti pelecehan terhadap agama dan pemimpin spritual sebuah agama tertentu, perlakuan aparat yang tidak adil terhadap pemeluk agama tersebut, kecemburuan ekonomi dan pertentangan kepentingan politik. Metode penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka atau library research studi kepustakaan merupakan peneilitan yang dilakukan dengan mempelajari secara komperehensif berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian Wahid Hasyim adalah sebagai wakil Islam sangat terbuka untuk mencari konvensi tentang  dasar negara, ia sangat menghargai pendapat,  dalam bidang agama Islam beliau tidak begitu ekstrim melihat saudaranya yang keberatan seperti Latuharhary dalam rapat panitia sembilan, namun harus atas dasar keharmonisan untuk mencapai tujuan diperlukan sikap bijaksana, toleran Hingga pada ujungnya menemukan persatuan tidak ada yang menolak pokok-pokok dalam preambule.

Article Details

How to Cite
Hsb, M. O. (2021). WAHID HASYIM DAN TOLERANSI BERAGAMA DALAM PIAGAM JAKARTA 22 JUNI 1945. RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam, 2(2), 136–154. https://doi.org/10.35961/rsd.v2i2.371
Section
Articles

References

Anshari, Endang Saifudin, Piagam Jakarta 22 Juni 1945 Dan Sejarah Konsensus Antara Nasional Islami Dan Nasionalis Sekuler Tentang Dasar Negara Republik Indonesia 1945-1959 (Jakarta: Rajawali, 1986)

Bakar, Abu, ‘Konsep Toleransi Dan Kebebasan Beragama’, TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 7.2 (2016), 123–31 <https://doi.org/10.24014/TRS.V7I2.1426>

Khasib, Kholil, ‘Kebangsaan Dan Keislaman Menurut KH Wahid Hasyim’, 2018 <https://www.republika.co.id/berita/p5o1hc396/kebangsaan-dan-keislaman-menurut-kh-wahid-hasyim> [accessed 16 December 2021]

Khotimah, Khotimah, ‘Toleransi Beragama’, Jurnal Ushuluddin, 20.2 (2013), 212–22 <https://doi.org/10.24014/JUSH.V20I2.928>

Musaropah, Umi, and Sekolah Tinggi Agama Islam Yogyakarta, ‘Pendidikan Kebangsaan Dalam Pesantren Perspektif Abdul Wahid Hasyim’, Ulumuddin : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 9.1 (2019), 1–22 <https://doi.org/10.47200/ULUMUDDIN.V9I1.284>

Salik, Mohammad, Nahdlatul Ulama Dalam Gagasan Moderasi Islam (Malang: Literindoe Berkah Jaya, 2020)

Sukardja, Ahmad, Piagam Madinah Dan Undang-Undang Dasar NRI 1945 Kajian Perbandingan Tentang Dasar Hidup Bersama Dalam Masyarakat Yang Majemuk (Jakarta: Sinar Grafika, 2012)

Syahidin, Rosyad Syahidin, ‘Penghapusan Tujuh Kata Dalam Piagam Jakarta Ditinjau Dari Sadd Dzari;Ah’, Journal of Indonesian Comparative of Syari’ah Law, 4.1 (2021), 15–38 <https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/jicl/article/view/4331> [accessed 16 December 2021]

Syarif, Mujar Ibnu, ‘Spirit Piagam Jakarta Dalam Undang-Undang Dasar 1945’, Jurnal Cita Hukum, 4.1 (2016) <https://doi.org/10.15408/JCH.V4I1.3568>

Wahid, Abdurrahman, Islamku Islam Anda Islam Kita Agama Masyarakat Negara Demokrasi (Jakarta: Wahid Institut, 2006)

Wahid, Salahuddin, ‘Nasionalisme Dan Islam Nusantara’, ed. by Mohammad Bakir Abdullah Ubadi (Jakarta: Buku Kompas, 2015)

Yahya, Eliyas, ‘Mengenal KH Wahid Hasyim Sebagai Tokoh Muda Kemerdekaan’, 2021 <https://www.kompasiana.com/eliyasyahya0361/610395d29f7b9d45075411b2/mengenal-kh-wahid-hasyim-sebagai-tokoh-muda-kemerdekaan> [accessed 16 December 2021]

Yamin, Muhammad, Naskah Persiapan Undang-Undang Dasar 1945 (Jakarta: Yayasan Prapanca, 1959)