MERETAS KETEGANGAN RELASI AGAMA DAN NEGARA DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF NURCHOLISH MADJID

Main Article Content

Hajam Hajam
Theguh Saumantri

Abstract

Persoalan hubungan agama (Islam) dan negara di masa modern ini merupakan salah satu subjek penting, meski telah diperdebatkan oleh banyak pemikir Islam sejak hampir seabad lalu. Dalam konteks politik di Indonesia, seperti halnya negara-negara lain yang mayoritas penduduknya beragama Islam, seperti Turki, Palestina, dan Libiya, mengalami kesulitan serius, terutama berkaitan dengan membangun hubungan politik antar agama (Islam) dengan negara. Oleh karenanya, Nurcholish Madjid seorang intelektual muslim Indonesia yang sering disapa Cak Nur merumuskan pemikiran-pemikirannya dalam menjawab persoalan politik Islam yang terjadi di Indonesia. Dengan demikian tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan analisis gagasan maupun konsep tentang relasi agama dan negara di Indonesia berdasarkan pemikiran Nurcholish Madjid. Penelitian ini merupakan studi pustaka (library research) yang sepenuhnya bersumber pada buku maupun tulisan yang berkaitan dengan pemikiran keislaman dan keindonesiaan Nurcholish Madjid. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Nurcholish Madjid mencoba menetralisasi ketegangan hubungan Islam dan negara dengan menyerukan deislamisasi dan program sekularisasi serta desakralisasi. Menurut Nurcholish Madjid sekularisasi pada hakikatnya adalah rasionalisasi dan desakralisasi. Sebab substansi sekularisasi adalah memecahkan dan memahami masalah-masalah duniawi dengan menyerahkan kecerdasan antara rasio.

Article Details

How to Cite
Hajam, H., & Saumantri, T. (2022). MERETAS KETEGANGAN RELASI AGAMA DAN NEGARA DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF NURCHOLISH MADJID. RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam, 3(2), 189–211. https://doi.org/10.35961/rsd.v3i2.534
Section
Articles

References

Abdullah, M. Amin, dkk. Metodologi Penelitian Agama Pendekatan Multidisipliner. Yogyakarta: Lembaga Penelitian UIN Yogjakarta, 2006.

Abidin, Zainal. “Teologi Inklusif Nurcholish Madjid: Harmonisasi Antara Keislaman, Keindonesiaan, Dan Kemoderenan.” Humaniora 5, no. 2 (2014): 665. https://doi.org/10.21512/humaniora.v5i2.3123.

Afifah, Farida Nur. “Civil Society: Relevansinya Dengan Kenyataan Sosial Umat Islam Indonesia (Studi Pemikiran Tafsir Nurcholish Madjid).” The Hitotsubashi Review 116, no. 3 (1996): 497–510.

Al-Jabiri, Muhamad Abid. Agama, Negara, Dan Penerapan Syari’ah. Yogyakarta: Fajar Pustaka, 2001.

Alam, Aam Saepul, Rafiudin Rafiudin, and Adang Sonjaya. “Comparison of Nurcholis Madjid and A. Hasyim Muzadi’s Thoughts on Renewal in Indonesia.” International Journal of Islamic Khazanah 10, no. 1 (2020): 1–10. https://doi.org/10.15575/ijik.v10i1.8416.

Anshary, Endang Syaefuddin. Kritik Atas Faham Dan Gerakan “Pembaharuan“ Drs. Nurcholish Madjid. Bandung: Bulan Sabit, 1973.

Atmaja, Anja Kusuma. “Pluralisme Nurcholis Madjid Dan Relevansinya Terhadap Problem Dakwah Kontemporer.” Jurnal Dakwah Risalah 31, no. 1 (2020): 107. https://doi.org/10.24014/jdr.v31i1.9441.

Azra, Azyumadi. Pergolakan Politik Islam Dari Fundamentalis, Modernisme Hingga Post – Moderrnisme. Jakarta: Paramadina, 1996.

Djaelani, Abdul Qadir. Menelusuri Kekeliruan Pembaharuan Pemikiran Islam Nurcholish Madjid. Bandung: Yadia, 1994.

Effendy, Bahktiar. Islam Dan Negara: Transformasi Pemikiran Dan Praktik Politik Islam Di Indonesia. Jakarta: Paramadina, 1998.

Effendy, Bahktiar. Teologi Baru Politik Islam. Yogyakarta: Galang Printika, 2001.

Effendy, Bahtiar. Islam and the State in Indonesia. Singapore: ISEAS-Yusof Ishak Institute, 2003.

Espasito, John L. Islam and Politics, Syracuse: Syracuse. University Press, 1984.

Fitriah, Ainul. “Pemikiran Abdurrahman Wahid Tentang Pribumisasi Islam.” Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam 03, no. 01 Juni (2003).

Geertz, Clifford. The Religion of Java. London: The Free Press of Glence, 1967.

Geertz, Clifford. “‘From the Native’s Point of View’: On the Nature of Anthropological Understanding.” Bulletin of the American Academy of Arts and Sciences 28, no. 1 (October 1974): 26. https://doi.org/10.2307/3822971.

Harahap, Mardian Idris. “Demokrasi Dalam Pandangan Nurcholish Madjid.” Jurnal Al-Harakah 3, no. 3 (2015). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30821/alharakah.v0i3.5495.

Huda, Syamsul. “Konsep Pendidikan Islam Multikultural Dalam Pandangan KH. Abdurrahman Wahid Dan Nurcholish Madjid.” Jurnal Pendidikan Dan Konseling 4, no. 2 (2022). https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i2.3983.

Jamhari. “Pemikiran Nurcholish Madjid Tentang Demokrasi Dan Negara Islam.” Jurnal Ilmu Agama 21, no. 1 (2020): 100–119.

Madjid, Nurcholis. “Dialog Keterbukaan: Artikulasi Nilai Islam Dalam Wacana Sosial Politik Kontemporer.” Forum Keadilan, Oposisi Suatu Kenyataan, December 1992.

Madjid, Nurcholis. Islam Doktrin Dan Peradaban. Jakarta: Paramadina, 2011.

Madjid, Nurcholis. Membangun Oposisi Menjaga Momentum Demokratisasi. Jakarta: Voice Center Indonesia, 2000.

Majid, Nurcholish. Islam Doktrin Dan Peradaban : Sebuah Telaah Kritis Tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan, Dan Kemodernan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2019.

Madjid, Nurcholish. Cita-Cita Politik Islam Era Reformasi. Jakarta: Paramadina, 1999.

Madjid, Nurcholish. Keharusan Pembaharuan Pemikiran Islam Dan Masalah Integritas Umat. Jakarta: Islamic Research Center, 1970.

Muammar. “Nurcholish Madjid Dan Harun Nasution Serta Pengaruh Pemikiran Filsafatnya.” Petita: Jurnal Kajian Ilmu Hukum Dan Syariah 2, no. 2 (November 1, 2017). https://doi.org/10.22373/petita.v2i2.74.

Munawar, M. “Relevansi Dan Implementasi Pemikiran Nurcholish Madjid Terhadap Politik Indonesia.” Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam 22, no. 2 (May 19, 2020): 325–49. https://doi.org/10.15642/alqanun.2019.22.2.325-349.

Nadroh, Siti. Wacana Keagamaan Dan Politik Nurcholish Madjid. Jakarta: Rajawali Press, 1999.

Naim, Ngainun. “Islam Dan Pancasila: Rekonstruksi Pemikiran Nurcholish Madjid.” Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman 10, no. 2 (December 18, 2015). https://doi.org/10.21274/epis.2015.10.2.435-456.

Naim, Ngainun. “Islam Dan Pancasila Rekonstruksi Pemikiran Nurcholish Madjid.” Episteme 10, no. 2 (2015): 437.

Nawawie, Hasyim. “Hukum Islam Dalam Perspektif Sosial-Budaya Di Era Reformasi.” Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman 8, no. 1 (June 3, 2013). https://doi.org/10.21274/epis.2013.8.1.1-28.

Nieuwenhuijze, C.A.O. Van. Islam and National Self-Realization in Indonesia. Monton: The Hague, 1963.

Piscatori, J. P. “Islam in the Political Process.” Islam in the Political Process., 1983. https://doi.org/10.2307/2619481.

Rasyid, H. M.. Koreksi Terhadap Drs. Nurcholish Madjid Tentang Sekularisasi. Jakarta: Bulan Bintang, 1972.

Rasyidin, Yusafrida. “Menjelajahi Pemikiran Politik Cak Nur Tentang Agama Dan Negara.” Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam 16, no. 1 (2020): 35–44. https://doi.org/https://doi.org/10.24042/tps.v16i1.6840.

Samson, Allan. Conception of Politics, Power, and Ideology, in Contemporary Indonesian Islam”. Berkeley: University of California Press, 1978.

Saumantri, Theguh. “The Harmonization of Religion and The State : A Study of The Indonesia Context.” Syekh Nurjati: Jurnal Studi Sosial Keagamaan 1, no. 1 (2022): 1–15.

Sila, Muhammad Adlin. “Memahami Spektrum Islam Di Jawa.” Journal Sutdi Islamika 18, no. 3 (2011). https://doi.org/10.15408/sdi.v18i3.430.

Syamsuddin, Dien. Usaha Pencarian Konsep Negara Dalam Sejarah Pemikiran Politik Islam. Bandung: Pustaka Hidayah, 1999.

Vey, Ruth Mc. Feith as The Autsuder “Islam In Indonesia Politics, 1983.

Wahid, Abdurahman. Masa Islam Dalam Kehidupan Bernegara Dan Berbangsa. Jakarta: Prisma, 1984.

ZA, Tabrani. “Diskursus Simbiotik Agama Dan Politik Dalam Epistemologis Pemikiran Islam.” Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science 7, no. 1 (January 4, 2022): 75–86. https://doi.org/10.22373/jai.v7i1.1442.

Zamharir, Muhammad Hari. Agama Dan Negara Analisis Kritis Pemikiran Politik Nurcholish Madjid. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.

Zaprulkhan. “Relasi Agama Dan Negara Perspektif Dalam Islam.” Tajdid 22, no. 1 (2014): 105–32. https://doi.org/https://doi.org/10.21580/ws.22.1.261.