Analisis Ijab Qabul dalam Pernikahan Islam Melalui Pendekatan Hermeneutik
Keywords:
Ijab Qabul, Islamic Marrage, HermeneuticsAbstract
This research aims to discuss ijab qabul in Islamic marriage which will be analyzed through a hermeneutic approach. Basically, the use of ijab qabul is the sentence nikah or tazwij. This research is a literature research using an analytical descriptive hermeneutic approach. The objectives of this study are 1) to analyze hermeneutics in Islamic studies, 2) to analyze ijab qabul using a hermeneutic approach. The results of the study explain that the Hanafi and Maliki madhhabs argue that it is permissible to use sentences other than nikah and tazwij as ijab qabul provided that they must have the same meaning and in accordance with Islamic demands. So that the marriage is still considered valid. Meanwhile, the Shafi'i and Hanbali schools argue the opposite, that the consent of marriage must use the phrase nikah or tazwij.
References
Al-Anshari, Zakaria. Fathul Wahab Bi Syarhi Minhaj Thalab Juz II. Beirut: Dar al-Fikr, n.d.
Basri, Rusyada. Fiih Munakahat 4 Mazhab Dan Kebijakan Pemerintah. 1st ed. Parepare: CV. KAAFFAH LEARNING CENTER, 2019.
Farida, Elok Noor. “Studi Islam Pendekatan Hermeneutik.” Jurnal Penelitian 7, no. 2 (2013): 381–404.
Hasyimah. “PELAKSANAAN BERSENANDUNG SHOLAWAT DENGAN ALAT REBANA UNTUK MERANGSANG KESECRDASAN MUSIKAL ANAK PADA KELOMPOK B RA MA’HADUL ULUM MUTIH WETAN.” Skripsi UIN Walisongo, 2023. https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/21048/1/1703106029_Hasyimah_Lengkap.pdf.
Kementerian Agama RI. Al-Qur?an Dan Tafsirnya Jilid I (Juz 1-3). Departemen Agama RI. Revisi. Jakarta: Kementerian Agama RI, 2011.
———. Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia. Jakarta: Kementerian Agama RI, 2018.
Maharsi. “HERMENEUTIKA HUMANISTIK (Studi Pemikiran Hermeneutik M . Amien Abdullah Dan Khaled Abou El Fadl)” XVII, no. 3 (n.d.).
Munir, M. Ied Al. “Hermeneutika Sebagai Metode Dalam Kajian Kebudayaan.” Titian: Jurnal Ilmu Humaniora 5, no. 1 (2021): 101–16. https://doi.org/10.22437/titian.v5i1.12508.
Mustafa, Ali. “LAFAZ NIKAH MENURUT IMAM SYAFI’I (204 H) PERSPEKTIF MAQQSHID AL-SYARI’AH.” Tesis UIN SUSKA Riau, 2019. https://repository.uin-suska.ac.id/16200/.
Nurhaini. “PERBEDAAN PENGGUNAAN LAFADZ IJAB DAN QABUL DALAM PERKAWINAN (Studi Di KUA Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa).” Skripsi UIN Mataram, 2021. http://etheses.uinmataram.ac.id/2034/1/nurhaini160202086.pdf.
Ratmanto, Teguh. “Pesan: Tinjauan Bahasa, Semiotika, Dan Hermeneutika.” MEDIATOR 5, no. 1 (2004): 29–37.
Sidik, Humar, and Ika Putri Sulistyana. “Hermeneutika Sebuah Metode Interpretasi Dalam Kajian Filsafat Sejarah.” Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya 11, no. 1 (2021): 19–34. https://doi.org/10.25273/ajsp.v11i1.6224.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rangga Iskandar Dinata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa TERAJU: Jurnal Syariah dan Hukum berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada TERAJU: Jurnal Syariah dan Hukum.
Lisensi :
TERAJU: Jurnal Syariah dan Hukum diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License. Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun, menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.







