Pemberian Hadiah Pada Tabungan Sajadah Di Baitul Maal Wat Tamwil Nuansa Umat (BMT NU) Jawa Timur Cabang Larangan Perspektif Fatwa DSN-MUI No.86/DSN-MUI/XII/2012

Authors

  • Hanafi Yunus STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Bintan, Indonesia
  • Lailiyatun Nuriyah Institut Agama Islam Negeri Madura, Pamekasan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35961/teraju.v4i01.434

Keywords:

Hadiah, Tabungan SAJADAH, Fatwa DSN-MUI No. 86/DSN-MUI/XII/2012

Abstract

This article examines the ujrah of Al-Qur’an readers at the public cemetery of Keude Blang village, East Aceh, from the perspective of muamalat fiqh. The author uses the muamalat fiqh theory. From the results of research in Keude Blang Village, East Aceh, it can be concluded that the ujrah for renting a Quran reader at the Public Cemetery has been practiced since time immemorial and for ujrah itself the tariff has been set at IDR 300,000 per day for one person and in Keude Blang it has also been formed a special group of readers of the Koran as many as 6 people in one group. In fiqh muamalat, it is permissible to rent an Al-Qur’an reader, but it is necessary to understand that reading the Koran is an act of worship and not having the intention of reading the Koran is a profession to earn money and instill a sense of sincerity in the heart without expecting anything in return. From humans but does this to worship and help fellow Muslims and considers the ujrah given to the readers of the Koran in public cemeteries as alms.

The terminology of prizes in raising funds for Islamic Financial Institutions still requires a more detailed explanation.  In some literature there are other terms that are similar to gifts, namely rewards, 'athaya, and bonuses.  One of the sharia financial institutions is the Baitul Maal wa Tamwil (BMT) or also known as "Koperasi Syari'ah" which is a syari'ah financial institution that functions to raise funds and distribute funds to its members and usually operates on a micro scale.  Here the author examines the BMT NU Prohibition Branch which has several sharia products, but the one that will be discussed by the author is the SAJADAH Savings (Wadiah Time Savings with Prizes).  The tighter competition between Islamic banks made the DSN-MUI issue a fatwa which became the basis for the practice of giving gifts in the wadiah contract in Islamic banks as well as the DSN-MUI fatwa. So the DSN-MUI Fatwa No.86 / DSN-MUI / XII / 2012 was formed.

The focus of this research is how the practice of giving gifts to SAJADAH savings at BMT NU Larangan Branch in Blumbungan Village, Larangan District, Pamekasan Regency and how the perspective of Fatwa DSN-MUI No.  86 of 2012 concerning the giving of prizes to SAJADAH Savings at BMT NU, Larangan.  The purpose of this research is to know the practice of giving gifts to SAJADAH savings at BMT NU Larangan Branch in Blumbungan Village, Larangan District, Pamekasan Regency and to know the perspective of Fatwa DSN-MUI No.  86 of 2012 concerning giving gifts to SAJADAH savings at BMT-NU, Larangan Branch in Blumbungan Village, Larangan District, Pamekasan Regency.

The research method used in this research is a type of normative-empirical research and a qualitative research approach that aims to make a systematic description of the picture, the facts, with interview techniques and direct observation and then draw the conclusions.

The practice of giving prizes to SAJADAH savings products at BMT NU Larangan Branch in Blumbungan Village, Larangan District, Pamekasan Regency is the practice of giving gifts to savings customers with the contract used, namely the wadi'ah contract.  In this practice, the customer gets a gift given by the BMT, which gift was not agreed upon at the beginning of the contract.  The contract used in savings is appropriate.  In the perspective of DSN-MUI Fatwa No.  86 of 2012, the practice of giving prizes to SAJADAH products at BMT NU Prohibition Branch is legal, because it was not agreed upon at the beginning of the contract.

References

Abdulkadir Muhammad, Hukum dan Penelitian Hukum Cet-1, (Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 2004).
Abdul Wahab Afif, Pengantar Studi Alfatawa, (Serang: Yayasan Ulumul Qur’an, Thn 2000).
Ahyar A. Gayo, Kedudukan Fatwa MUI Dalam Upaya Mendorong Pelaksanaan Ekonomi Syariah, (Penelitian Hukum Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum Dan HAM RI, 2011).
Ainol Yaqin, Persepsi Kiai Dan Tokoh Nadhotul Ulama Terhadap Akad Dan Produk Al-Qardul Hasan, Rahn Dan Hadiah Dikoperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah Baitul Mal Wa Tamwil (KPPS BMT NU) Jawa Timur Di Gapura Sumenep, (Skripsi-UIN Maliki Ibrahim Malang, Malang, 2016).
Amir Syarifuddin, Ushul Fiqh Jilid II, (Jakarta: Kencana, 2008).
Atang Abd. Hakim, Fiqh Perbankan Syariah, (Bandung: PT Refika Aditama, 2011).
Bambang, Bagian Pembiayaan BMT NU Cabang Larangan, wawancara langsung di kantor BMT NU Cabang Larangan di Desa Blumbungan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan. Pada tanggal 15 Januari 2021, pukul 11.05 WIB.
bmtnujatim.com
Burhan Bungin, Penelitian Kualitatif Komunikasi, Ekonomi. Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012).
Cholid Narbuko, Metode Penelitian, (Jakarta:Bumi Aksara, 2009).
Danu Eko Agustinova, Memahami Metode Penelitian Kualitatif, Teori&Praktik, (Yogyakarta: Calpulis, 2015).
Departemen Agama RI, Al-Quran Terjemahannya, (Bandung: CV Penerbit Diponegoro, 2010 ).
Djoko Muljono, Perbankan dan Lembaga Keungan Syariah, (Yogyakarta: Andi Offset, 2015).
Fariqul Isbahah, Kepala Cabang BMT NU Cabang Larangan, wawancara langsung di kantor BMT NU Cabang Larangan di Desa Blumbungan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan, pada hari Kamis 15 April 2021, pukul 10:47 WIB
Fatwa DSN-MUI No: 02/DSN-MUI/IV/2000
Fatwa DSN-MUI No: 86/DSN-MUI/XII/2012
Helmi Karim, Fiqih Muamalah, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002).
Hendi Suhendi, Fiqh Muamalah, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada,2008).
Jaih Mubarok, dkk, Fatwa Tentang Hadiah di Lembaga Keuangan Syariah, MIQOT Vol.XXXVII No. 2 (Juli-Desember 2013).
Jeni Susanti, Operasional Keuangan Syariah, (Malang: Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Islam Malang, 2016).
Jonathan Sarwono, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, (Yogyakarta: Suluh Medio, 2018).
Juliansyah Noor, Metodologi Penelitian (Jakarta: Prenadamedia Group, 2015).
Lutfi Rahman, Bagian Tabungan BMT NU Cabang Larangan, Wawancara langsung di kantor BMT NU Cabang Larangan di Desa Blumbungan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan, pada tanggal 8 Februari, Pukul 14:27 WIB.
Ma’aruf Amin, Fatwa dalam Sistem Hukum Islam, (Jakarta: Elsas).
Mardani, Hukum Ekonomi Islam, (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2015).
Mardani, Ushul Fiqh, (Jakarta:Raja Wali, 2013).
Muhaimin, Metode Penelitian Hukum, (Mataram: Mataram University Press, 2020).
Muhammad Ridwan, Manajemen Baitul Mal Wa Tamwil (BMT), (Yogyakarta: UII Pers, 2004).
Muhammad Syafii Antonio, Bank Syariah Dari Teori Ke Praktik, (Jakarta: Gema Inshani, 2001),
Muhammad Yazid, Hukum Ekonomi Islam, (Surabaya: CV. Cahaya Intan XII, 2014).
Mukti Fajar ND dan Yulianto Achmad, Dualisme Penelitian Hukum Normatif & Empiris, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010).
Peraturan BI No. 86/2005.
Rachmat Syafe’I, Fiqh Muamalah, (Bandung: CV Pustaka Setia, 2001).
Radarmadura.jawapos.com, diakses pada tanggal (8 Februari 2021), pukul 13:09 WIB
Rianto Adi, Metodologi Penelitian Sosial dan Hukum, (Jakarta: Granit, 2014).
Risky Purnomo,Konsep Hadiah Dalam Akad Wadi’ah Di Bank Syariah (Persfektik Fatwa DSN MUI No.86/XII/2012), (Skripsi-UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Yogyakarta, 2015).
Rizal Yaya, dkk, Akuntansi Perbankan Syariah Teori dan Praktik Kontemporer, (Jakarta: Salemba Empat, 2014).
Saleh al-Fauzan, Fiqh Sehari-hari, (Jakarta: Gema Insani, 2006).
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif, dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2015).
Sutan Remy Sjahdeini, Perbankan Syariah, (Jakarta: PT Jayakarta Agung Ofset, 2010).
Tri Warita,Pemberian Hadiah Pada Program Muamalat Baerbagi Rejeki Menurut Prespektif Ekonomi Islam (studi pada PT. Bank Muamalat Tbk Cabang Pekan Baru), (Skripsi-UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Riau, 2011).
Wiratna Sujarweni, Metodologi Penelitian (Yogyakarta, PustakaBaruPress, 2014)
Yuliana Inti Sari, Bagian Keuangan dan Admin BMT NU Cabang Larangan. Wawancara langsung di kantor BMT NU Cabang Larangan di Desa Blumbungan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan pada tanggal 8 Februari, Pukul 14:05 WIB.
Yusuf Qardhawi, Fatwa Antara Ketelitian Dan Kecerobohan, (Jakarta: Gema Insani Press, 1997).

Published

2022-03-30

How to Cite

Yunus, H., & Nuriyah, L. (2022). Pemberian Hadiah Pada Tabungan Sajadah Di Baitul Maal Wat Tamwil Nuansa Umat (BMT NU) Jawa Timur Cabang Larangan Perspektif Fatwa DSN-MUI No.86/DSN-MUI/XII/2012. TERAJU, 4(01), 35–48. https://doi.org/10.35961/teraju.v4i01.434

Issue

Section

Articles