Kontribusi maslahah Al-Thufi dalam pembaharuan Hukum Islam di era kontemporer

Authors

  • Zulfa Hudiyani STAIN Sultan Abdurrahman

DOI:

https://doi.org/10.35961/teraju.v1i02.45

Keywords:

Najamuddin Al - Thufi, Maslahah Mursalah , Istinbath of Law

Abstract

Abstrak

Artikel ini ingin mendongkrak lebih aktif tentang argumen para sarjana hukum Islam yang mengatakan bahwa al-Thufi merupakan seorang ulama yang dipandang ‘nyeleneh’ dalam menggunakan mashlahah mursalah dalam istinbath hukum.  Pemikirannya tentang maslahah dikenal oleh sebagian peneliti hukum Islam sebagai pemikiran yang bias. Karena menurutnya, apabila terjadi pertentangan antara nash yang qath’i dengan kemaslahatan didalam subutut dilalah, maka maslahah harus didahulukan dan menangguhkan nash.  Lantas, bagaimana sebenarnya al-Thufi dengan konsep mashlahahnya? Dan Bagaimana aplikasi mashlahah mursalah al-Thufi dan kontribusinya di era kontemporer?. Adapun pendekatan yang digunakan dalam studi ini  adalah pendekatan interpretasi dalam rangka memahami pemikiran seorang tokoh melalui karya-karyanya dan pendekatan fenomenologi. Dengan pendekatan library research terhadap literatur-literatur terkait, kajian ini menyimpulkan bahwa kontribusi pemikiran Al-Thufi tentang maslahat sungguh relevan pada era sekarang. Dengan konsepnya yang paling mendasar, yaitu kemaslahatan manusia juga termasuk tujuan syariat Islam.

 

Kata Kunci: Najamuddin Al - Thufi, Maslahah Mursalah, Istinbath Hukum.

 

Abstrac

This article wants to jack up more actively about the arguments of Islamic law scholars who say that al-Thufi is a scholar who is considered "eccentric" in using mashlahah mursalah in istinbath law. His thoughts about maslahah are known by some Islamic law researchers as bias thinking. Because according to him, if there is a conflict between the texts that are qath'i with the benefit in sub knees, then the issue must take precedence and suspend the texts. So, how exactly is al-Thufi with the concept of mashlahah? And how does the application of mashlahah mursalah al-Thufi and its contribution in the contemporary era?. The approach used in this study is the interpretation approach in order to understand the thoughts of a character through his works and the fenomenological approach. With a library research approach to related literatures, this study concludes that the contribution of Al-Thufi's thoughts about the maslahat is really relevant in the current era. With the most basic concept, namely the benefit of humans is also included in the purpose of Islamic law.


Keywords: Najamuddin Al - Thufi, Maslahah Mursala h , Istinbath of Law

References

Al-Munawar, Said Agil. Konsep Maslahah sebagai Salah Satu Sumber Perundangan Islam, Jurnal Islamiyyat. Vol 18-19, TH. 1998.
Al-Alim, Yusuf Hamid. al-Maq?shid al-?mmah li al-Syar?’at al-Isl?miyyah. Kairo: Dar al-Hadits, t.th.
Al-Buthi, Muhammad Sa’id Ramadhan. Dhaw?bith al-Mashlahat fi al-Syar?’ah al-Isl?miyyah. Bairut: Mu’assasah al-Risalah, 1977.
Al-Fairuzzabadi. Al-Q?m?s al-Muh?th. Bairut: Dar al-Fikr, tt.
Al-Gazali, Abu Hamid. Al-Mustashfa min ‘Ilm al-Ush?l. Bairut: Syirkan al-Thiba’ah al- Fanniyyah al-Muttahidah, 1971.
Al-Thufi,Najmuddin. Al-Intish?r?t al-Isl?miyyah fi ‘Ilm Muq?ranah al-Ady?n, Pentahqiq: Ahmad Hujazi al-Saqi. Mesir: Mathba’ah Dar al-Bayan, tt.
At-Thufi, al-Ta’y?n Fi Syarhi al-Arba’?n. Beirut: Muassasah alRayyan, 1998.
Hamzah, Kemaslahatan menurut Najamuddin Al-Thufi, Jurnal Al-Daulah, Vol 3, No.1, Juni 2014.
Hasanah,Idaul. Konsep Mashlahah Najudin At-Thufi dan Implementasinya, ejournal MM UMM
Karim, Umar Abd. Dhowabith al-ushuliyah lil ijtihad fi siyasati syar’iyah. Libanon: dar Al-K otoob Al-ilmiyah, 1971.
Khalaf, Abdul Wahab.Ilmu Ushul Fiqh. Kuwait: ad-Dar alKuwaitiyyah, 1968.
Khan, Qamaruddin.Pemikiran Politik Ibn Taimiyah. Alih Bahasa oleh Anas Mahyudin. Bandung: Penerbit Pustaka, 1983.
Kudrat Abdillah, Maylissabet, M. Taufiq, Kontribusi Bahtsul Masail Pesantren di Madura dalam Menghadapi Perkembangan Hukum Islam Kontemporer, Jurnal Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu, 2019.
Manzhur, Ibn.al-Afriqi al-Mishri, Lis?n al-‘Arab.Jld. 2.Bairut: Li al-Thiba’ah wa al-Nasyr, 1955.
Mas’ud, Masdar F. Meletakkan Kembali Maslahat sebagai Acuan Syari’ah dalam Jurnal Ilmu dan Kebudayaan Ulumul Qur’an No.3, Vol.VI tahun 1995.
P.J. Barman T.H. et. all (ed.) The Ensiklopedia of Islam, Vol. X. Leiden : Brill, 2000.
Qaradhawi,Yusuf. Dir?sah fi Fiqh Maq?shid al- Syar?’ah: Baina al- Maq?shid al-Kulliyyah wa Nush?s al-Juz’iyyah. Mesir: Dar Syuruq, 2007.
Salih, M. Adib.Mash?dir Al-Tasyri’ Al-Isl?mi Wa Man?hij Al-Istimb?th. Dimasyiq: Maktabah At-Ta’awuniyah,1967.
Schacht,Yoseph.An Introduction to Islamic Law.London: Oxford at the Clarendom Press, 1971.
Syarifuddin,Amir.Ushul Fiqh. Jilid II. Cet. I. Jakarta : Logo Wacana Ilmu, 1999.
Zahrah, Abu Muhammad.Ibnu Hanbal wa Ats?ruhu wa Fiqhuhu. Mesir : Dar al-Fikr al-Arabi, t.th.
Zaid, Abu Farouq. Hukum Islam antara Tradisionalis dan Modernis. Terj: H. Husein Muhammad dari asy-syariah al-Islamiyah baina alMuhafizin wa al-Mujahiddin. Jakarta: P3M, 1986.
Zaid,Musthafa. Al-Mashlah?t fi al-Tasyr?’ al-Isl?mi wa Najm al-D?n al-Th?fi, T.tp.: Dar al-Fikr al-Arabi, tt.

Downloads

Published

2019-09-18

How to Cite

Hudiyani, Z. (2019). Kontribusi maslahah Al-Thufi dalam pembaharuan Hukum Islam di era kontemporer. TERAJU, 1(02), 45–58. https://doi.org/10.35961/teraju.v1i02.45

Issue

Section

Articles