Faktor Kegagalan Mediasi dalam Penyelesaian Perkara Perceraian di Pengadilan Agama (Studi Kasus Di Pengadilan Agama Yogyakarta Kelas 1A Tahun 2022)

Penulis

  • Ayudya Khairunnisa a:1:{s:5:"en_US";s:82:"Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta";}
  • Anisa Salsabila UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Ahmad Prayozi Sugandi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Kata Kunci:

Pengadilan Agama, Mediasi, perceraian

Abstrak

Tulisan ini mengkaji mengenai faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan proses mediasi dalam penyelesaian kasus perceraian yang ditangani di Pengadilan Agama Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan proses mediasi perceraian dan mengetahui unsur-unsur yang menghambat keberhasilan proses mediasi perceraian di Pengadilan Agama Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dari berbagai sumber literature review seperti dari berbagai artikel jurnal. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa tingkat kesuksesan proses mediasi perceraian di Pengadilan Agama Yogyakarta tergolong sangat rendah, yang mana hal tersebut menunjukan bahwa pelaksanaan proses mediasi perceraian di Pengadilan Agama Yogyakarta belum efektif dalam menekan tingginya kasus perceraian. Adapun unsur-unsur penghambatnya antara lain: Kedua belah pihak mempunyai keinginan dan tekad yang kuat untuk bercerai, adanya itikad buruk dari para pihak, ketidakhadiran salah satu pihak ataupun kedua belah pihak yang berperkara dalam proses mediasi, terbatasnya jumlah hakim mediator, kurangnya kemampuan mediator untuk melaksanakan proses mediasi, serta adanya konflik yang sangat rumit dan tidak ada harapan untuk dapat diperbaiki kembali.

Kata Kunci : Mediasi, Perceraian, Pengadilan Agama.

Diterbitkan

2024-11-22

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Faktor Kegagalan Mediasi dalam Penyelesaian Perkara Perceraian di Pengadilan Agama (Studi Kasus Di Pengadilan Agama Yogyakarta Kelas 1A Tahun 2022). (2024). TERAJU: Jurnal Syariah dan Hukum, 5(02), 122-137. https://ejournal.stainkepri.ac.id/index.php/teraju/article/view/1153