Rujukan Hukum Islam: Dalil-dalil Muttafaq dan Mukhtalaf
DOI:
https://doi.org/10.35961/teraju.v7i02.1752Kata Kunci:
Al-Qur’an, Muttafaq, MukhtalifAbstrak
Artikel ini menguraikan Sumber Hukum didalam islam, dan dalil-dalil hukum dalam Islam, baik itu yang disepakati (Muttafaq) ataupun dalil yang di perselisihkan(Mukhtalif). Sebagai umat beragama, kita seharusnya mematuhi hukum yang tercermin dalam ajaran agama, sebagaimana Islam juga memiliki aturan dan hukum yang wajib dipatuhi oleh umatnya. Sumber hukum dalam Islam adalah Al-Qur'an dan Sunnah, yang merupakan kalam Allah dan wahyu dari Nabi yang menjadi dasar ajaran Islam. Metode yang penulis gunakan adalah metode kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kepustakaan (Library Research).Alasan pengambilan judul, untuk melihat sumber hukum utama didalam islam dan melihat kehujjahan setiap hukum-hukum yang ada di dalam islam. Hasil penelitian ini menunjukkan pemahaman kedua sumber hukum ini sangat penting karena keduanya saling terkait dalam menjelaskan hukum-hukum yang berlaku dalam Islam. Oleh karena itu, pemahaman yang benar mengenai keduanya harus menjadi prioritas utama, karena kesalahan dalam memahami keduanya dapat merusak keabsahan sumber hukum itu sendiri. Dengan memahami Al-Qur'an dan Hadits, kita akan memperoleh petunjuk hukum yang sesuai dengan tuntunan syariat dan sunnah Nabi Muhammad SAW.
Referensi
Azami, Muhammad Mustafa. Metodologi Kritik Hadis. Bandung: Pustaka Hidayah, 1996.
Al-Bazdawi, Ali bin Muhammad. Ushul Al-Bazdawi. Karachi: Jawid Press, n.d.
Al-Qasimy, Jamaluddin. Qawa’id Al-Tahdits. Kairo: Dar Al-Ihya Al-’Arabiyyah Isa Bab Al-Halaby, 1961.
Al-Raziq, Ali Abd. Al-Ijma‘ Fi Asy-Syari‘at Al-Islamiyyah. Mesir: Dar Al-Fikr Al-’Arabiy, n.d.
Al-Zuhailli, Wahbah. Ushul Al-Fiqh Al-Islamiy. Cet. ke-16. Damaskus: Dar Al-Fikr, 2009.
Bahrudin, Moh. Ilmu Ushul Fiqh. Journal of Chemical Information and Modeling, 2019.
Balya, Deden Ibnu. “Relevansi Ijma’ Dan Qiyas Dalam Struktur Hukum Islam Dan Struktur Hukum Positif Di Indonesia.” Istinbath?: Jurnal
Hukum 16, no. 1 (July 1, 2019): 67–81. https://doi.org/10.32332/istinbath.v16i1.1468.
Beik, Muhammad Al-Khudari. Tarikh Tasyri‘ Al-Islami. Indonesia: Maktabah Dar Ihya’ al-Kutub al-‘Arabiyah, 1981.
Fathurrahaman, Mukhtar Yahya dan. Dasar-Dasar Pembinaan Hukum Fiqh Islami. Bandung: Al-Ma’arif, 1986.
Hadi, Abu Azam Al. “Hadis Sebagai Sumber Hukum Islam.” Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam 23, no. 2 (2020): 316–39. https://doi.org/10.15642/alqanun.2020.23.2.316-339.
Hasan, Ahmad. Ijmak. Cet. Ke-1. Bandung: Pustaka, 1985.
Karim, Ahmad Syafi’i. Fiqh Ushul Fiqh. Bandung: Pustaka Setia, 2006.
Khallaf, Abdul Wahab. ‘Ilmu Ushul Al-Fiqh. Cet. ke-12. Kairo: Dar Al-Qalam, 1978.
Mahmud, ’Abd Al-Halim. Al-Ittihad Al-Fiqhiyyah ’inda Al-Muhaddisin. Mesir: Maktabah Al-Khanajy Halaby, 1980.
Mansur, Ibnu. Lisanul Al-’Arab. Juz VIII. Beirut: Dar Al-Beirut, 1956.
Manzur, Ibn. Tahdzib Al-Lisan Al-Arab. Vol. 2. Beirut: Dar Al-kutub Al-Islamiyah, 1994.
Nawawi. Ushul Fiqh: Sejarah, Teori Lughawy Dan Teori Maqashidy, 2020.
Nuzulia, Atina. “Sumber Hukum Islam.” Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. 6, no. 2 (1967): 5–24.
Rosidin, Dedeng. “Hukum, Sumber Dan Dalil.” Hukum Sumber Islam 12 (2011): 1–129.
Siregar, Idris. “Alquran Dan Hadis Sebagai Sumber Hukum Islam.” Ibn Abbas 6, no. 2 (2024): 190. https://doi.org/10.51900/ias.v6i2.19767.
Syafei, Rachmat. Ilmu Ushul Fiqih Untuk UIN, STAIN, PTAIS. Pustaka Setia, 2010. http://elibrary.uinbanten.ac.id//index.php?p=show_detail&id=4762.
Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi II,. Jakarta: Balai Pustaka, 1991.
Yahya Al-Balazuri. Futuh Al-Buldan. Kairo, 1956.
Yusuf, Nasruddin. “HADIS SEBAGAI SUMBER HUKUM ISLAM (Telaah Terhadap Penetapan Kesahihan Hadis Sebagai Sumber Hukum
Menurut Syafi’iy).” Potret Pemikiran 19, no. 1 (2015). https://doi.org/10.30984/pp.v19i1.714.
Zahrah, Muhammad Abu. Ushul Al-Fiqh. Mesir: Dar Al-Fikr Al-’Arabiy, n.d.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Rifal Sabri, Zulfan, Erman, Muhammad Fauzi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa TERAJU: Jurnal Syariah dan Hukum berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada TERAJU: Jurnal Syariah dan Hukum.
Lisensi :
TERAJU: Jurnal Syariah dan Hukum diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License. Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun, menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.
