Pendekatan Maqashid Syariah Terhadap Konsep Makanan Halalan Thoyyiban Dalam Islam

Penulis

  • Siti Maheran STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Bintan, Indonesia
  • Asrizal Saiin STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Bintan, Indonesia
  • Muhammad April UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Muh Rizki Program Doktor Hukum Islam UII Yogyakarta, Sleman, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35961/teraju.v4i01.435

Kata Kunci:

Maqashid Syariah, Makanan, Halalan Thoyyiban

Abstrak

Perintah untuk mengkonsumsi makanan dari yang halal dan baik telah jelas dan terang disampaikan Allah swt di dalam al-Qur’an, dan hal itu dapat dipahami di dalam konsep maqashid asy-syariah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana konsep maqashid syariah dapat memberikan suatu pendekatan dalam memahami maksud dan tujuan dari makanan halalan thoyyiban dalam Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jenie. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa makanan yang halalan thoyyiban dalam Islam merupakan perwujudan dari unsur pokok dari tujuan syariat (maqashid asy-syariah), yaitu menjaga agama (hifdz ad-Diin), menjaga jiwa (hifdz an-Nafs), menjaga akal (hifdz al-‘Aql), menjaga keturunan (hifdz an-Nasl), dan menjaga harta (hifdz al-Mal).

Unduhan

Diterbitkan

2022-03-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Pendekatan Maqashid Syariah Terhadap Konsep Makanan Halalan Thoyyiban Dalam Islam. (2022). TERAJU: Jurnal Syariah dan Hukum, 4(01), 49-59. https://doi.org/10.35961/teraju.v4i01.435

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama