Psikoedukasi Media Flashcard Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Autis Di SLB C Karya Ibu Palembang
DOI:
https://doi.org/10.35961/jppmkepri.v4i1.1141Abstract
Fenomena yang terjadi pada anak autis tipe III di SLB C Karya Ibu Palembang adalah kemampuan berbicara anak belum optimal. Hal ini ditunjukkan dengan anak hanya mampu mengucapkan beberapa kata saja seperti makan, tidur, kesal, tidak mau, dan sebagainya. Selain itu, anak jarang menggunakan bahasa verbal untuk berbicara dan harus mendapat rangsangan terlebih dahulu. Metode yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada anak di SLB C Karya Ibu Palembang ini adalah dengan menggunakan media flashcard. Flashcard merupakan peta yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran yang berisi gambar, teks, atau simbol untuk membantu mengingatkan dan membimbing siswa pada suatu objek atau situasi (Haryanto, 2014). Hasil dari penggunaan media flashcard untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak autis yaitu terjadi peningkatan pada setiap aspek yang diamati serta ketertarikan anak pada kegiatan pembelajaran ini karena media yang digunakan berisikan gambar dengan warna yang menarik. Selain itu, cara pembelajaran kemampuan berbicara menggunakan media flashcard ini kebetulan juga belum pernah dilakukan oleh guru yang ada di SLB C Karya Ibu Palembang sehingga menjadi hal yang baru bagi mereka. Penggunaan media flashcard dapat digunakan dalam rangka upaya perbaikan dan peningkatan proses belajar mengajar dikelas. Selain itu dapat diimplementasikan sebagai alternatif media pembelajaran keterampilan berbicara bagi guru untuk diterapkan di SLB C Karya Ibu Palembang
References
Agus, Suryana. (2004). Terapi Autisme. Jakarta: Progres
Azhar, Arsyad. (2006). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Barry, W. dan Chris, W. (2007). How to live with Autism and Asperger Syndrome, Strategi. Praktis Bagi Orang Tua dan Guru Anak Autis. Jakarta: PT. Dian Rakyat.
Dina, Indriyana. (2011). Ragam Alat Bantu Media Pengajaran. Yogyakarta. Diva Press.
Joko, Yuwono. 2012. Memahami Anak Autistik (Kajian Teoritik dan Empirik). Bandung: Alfabeta.
Gagne, R. M., & Briggs, L. J. (1979). Pengertian Pembelajaran. http://id.scribd.com/doc/78981263/Menurut-Gagne-Dan-Briggs (Diakses pada tanggal 19 Juni 2023).
Nur, Yusuf. (2005). Media Pengajaran. Surabaya: Dakwah Digital Press.
Purnamasari. (2012). Kunci Determinasi dan Flashcard Sebagai Media Pembelajaran Inkuiri Klasifikasi Makhluk Hidup SMP. USEJ.
Rahman, B., & Haryanto, H. (2014). Peningkatan keterampilan membaca permulaan melalui media flashcard pada siswa kelas I SDN Bajayau Tengah 2. Jurnal Prima Edukasia, 2(2), 127-137.
Rudi Susilana dan Cepi Riyana. (2007). Media Pembelajaran. Bandung: CV Wacana Prima.
Sadiman, A. S. (2006). Media Pendidikan pengertian, pengembangan dan pemanfaatannya. Bandung: Alni Prees.
Saragih. A. A., & Andayani. B. (2019) Buku Panduan Aman untuk Mengajarkan Keterampilan Bina Diri Berpakaian pada Anak Tunagrahita. Journal Of Professional Psychology, Vol. 5, No. 2, 2019: 173-184.
Sunu, Christopher. (2012). Panduan Memecahkan Masalah Autisme (Unclocking Autisme). Yogyakarta: Lintang Terbit.
Widaswara. G. A. (2017). Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpakain Melalui Metode Latihan dan Reward Pada Anak Tunanetra Kelas 1 di SLB A Yaketunis. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negri Yogyakarta.
Yosfan, Azwandi. (2007). Media Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Depdiknas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Asox Flibex, Mutiara Salsabiil

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


