Peningkatan Nilai Moderasi Beragama Melalui Kegiatan Sosialisasi Moderasi Beragama di Kampung Mansur Besar Kelurahan Tembeling Tanjung Kabupaten Bintan
DOI:
https://doi.org/10.35961/jppmkepri.v2i1.324Keywords:
Religious Moderation, Socialization, KKNAbstract
Sebagai bagian dari masyarakat Kepulauan Riau yang memiliki kekayaan ragam agama dan budaya tentu menjadi ciri khas dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan adanya keberagaman tersebut masih terdapat permasalahan yaitu antar umat beragama dan berbudaya yang belum sepenuhnya dapat bertoleransi dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai respon, P3M STAIN Sultan Abdurrahman melaksanakan KKN secara daring dan luring. Tim Penulis pengabdian merupakan, bagian dari peserta pelaksanaan kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) berupa KKN ini. Lokasinya terletak di daerah Tembeling Tanjung Kampung Mansur Besar. Kelurahan Tembeling Tanjung merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kabupaten Bintan, yang masyarakatnya masih kurang memahami tentang moderasi beragama. Hal ini merupakan sesuatu yang sangat urgent demi mencapai kehidupan yang rukun. Oleh karena itu perlu dilakukan beberapa kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah sosialisasi tentang moderasi beragama dan pengadaan sarana ibadah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan menggunakan Metode PAR. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Kampung Mansur Besar pada Kamis, 04 November 2021. Adapun hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah masyarakat mengetahui apa itu moderasi dalam beragama dan dapat menerapkan nilai moderasi dengan menghargai perbedaan yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
References
Abror, Mhd. (2020). Moderasi Beragama dalam Bingkai Toleransi: Kajian Islam dan Keberagaman. Jurnal Rusydiah, 1(2), 143-155. DOI: https://doi.org/10.35961/rsd.v1vi2i.174
Agus Afandi, dkk. (2013). Modul Participatory Action Research (PAR). IAIN Sunan Ampel Surabaya: Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM).
Harin Hiqmatunnisa dan Ashif Az-Zafi. (2020). Penerapan Nilai-Nilai Moderasi Islam dalam Pembelajaran Fiqih di PTKIN Menggunakan Konsep Problem Based Learn. Jurnal JIPI. Vol.5.2, Page.29.
John M. Echols dan Hassan Shadily. (2009). Kamus Inggris Indonesia: An English-Indonesian Dictionary. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta Pusat: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Nur Kholis. 2017. Moderasi Sufistik atas Pluralitas Agama. Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan. 1(2), 166-180.