Muhammad Abduh dan Pembaharuan Pendidikan Islam di Indonesia pada Era Kontemporer
Main Article Content
Abstract
This research explores Muhammad Abduh's thoughts on Islamic education reform and its implications in the contemporary era. This research uses qualitative techniques based on library research. This study concludes that Abduh's renewal of thought in the field of education includes several things. First, the rejection of Taklid and various schools of thought that limit freedom of thought. Second, criticism of tendentious books should be corrected to be in harmony with rational and historical thinking. Third, renewal efforts at al-Azhar as the main center of Muslims, with the belief that if this institution is good then society will also be good, and vice versa. Fourth, the revitalization of old works to unearth the intellectual heritage of Islam in history, while following the correct views that are relevant to present-day conditions. The implications of Muhammad Abduh's thoughts on Islamic education in Indonesia in the contemporary era are very significant. The educational reforms he initiated can be a foundation for facing the challenges of an Islamic education system that is still trapped in traditional methods and less responsive to technological developments. His thoughts on the integration of religious knowledge and modern science can help Islamic education institutions in Indonesia create a curriculum that is holistic, innovative, and relevant to the needs of the global community.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
----------------------------------------
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work
References
Abduh, Muhammad. Risalat At-Tauhid. Jakarta: Bulan Bintang, 1992.
Abdullah, M. Amin. Islamic Studies Di Perguruan Tinggi Pendekatan Integratif-Interkonektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.
Adams, Charles C. Islam and Modernisme in Egypt. Oxford: Oxford University Press, 1933.
Al-Bahi, Muhammad. Al-Fikr Al-Islam Al-Hadist Wa Shiratuh Bi Al-Isti’mar Al-Gharbi Terj. Su’adi Sa’ad, Pemikiran Islam Modern. Jakarta: Pustaka Panjimas, 1986.
Aladdiin, Hisyam Muhammad Fiqyh. “Materi Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dalam Membentuk Karakter Kebangsaan.” Jurnal Penelitian Medan Agama 10 (2019). http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/medag/article/view/6417.
Alkhadafi, Rahmad. “Mengenal Etika Dalam Perspektif Filsafat Islam.” Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin 4, no. 3 (August 30, 2024): 179–92. https://doi.org/10.15575/jpiu.37087.
Anton Bakker dan Ahmad Charis Zubair. Metodologi Penelitian Filsafat. Yogyakarta: Kanisius, 1990.
Dwi Noviani, and Zainuddin. “Inovasi Kurikulum Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Umum.” TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam 2, no. 1 (2020): 17–37. https://doi.org/10.53649/taujih.v2i1.73.
Falasipatul Asifa. “Pemikiran Pendidikan Muhammad Abduh Dan Kontribusinya Terhadap Pengembangan Teori Pendidikan Islam.” Jurnal Pendidikan Agama Islam XV, no. No.1 (2018): 91.
Hodgson, Marshall G. S. The Venture of Islam. Chicago: The University of Chicago Press, 1974.
Houtsman, M. Th. First Encyclopedia of Islam 1913-1936. Leiden: E. J. Brill, 1987.
Irfindari, asmaul afifah, aulia anis al Jannah, and Zulfa ridhani abwi. “Persfektif Muhammad Abduh Dalam Pendidikan Islam.” Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) 2, no. 8 (2021): 1307.
Kaelan. Metode Penelitian Kualitatif Bidang Filsafat. Yogyakarta: Paradigma, 2005.
Madjid, Nurcholish. Kontekstualisasi Doktrin Islam Dalam Sejarah. Jakarta: Paramadina, 1994.
Nasution, Harun. Pembaruan Dalam Islam Sejarah Pemikiran Dan Gerakan. Jakarta: Bulan Bintang, 1986.
Nata, Abuddin. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Prenadamedia Grup, 2020.
Priyanto, Adun. “Pendidikan Islam Dalam Era Revolusi Industri 4.0.” J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam 6, no. 2 (2020): 80–89. https://doi.org/10.18860/jpai.v6i2.9072.
Qomar, Mujamil. Wacana Islam Inklusif. Yogyakarta: IRCiSoD, 2022.
Rahman, Fazlur. Islam Dan Modernitas Tentang Transformasi Intelektual. Terj. Ahsi. Bandung: Pustaka, 1985.
Ridwan, Muannif, Suhar AM, Bahrul Ulum, and Fauzi Muhammad. “Pentingnya Penerapan Literature Review Pada Penelitian Ilmiah.” Jurnal Masohi 2, no. 1 (2021): 42. https://doi.org/10.36339/jmas.v2i1.427.
Sitti Chadidjah, Mohamad Erihadian, Asep Saefulmillah. “Pendidikan Islam Abad 21.” Fastabiq: Jurnal Studi Islam 1, no. 1 (2020): 80–97.
Susyanto, Babara. “Manajemen Lembaga Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Era Digital.” Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah 6, no. 3 (2022): 692. https://doi.org/10.35931/am.v6i3.1072.
Suwahyu, Irwansyah. “Telaah Terhadap Konsep Pembaharuan Pendidikan Islam Muhammad Abduh.” Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam 7, no. 1 (2022): 1. https://doi.org/10.24235/tarbawi.v7i1.10112.