Legal Protection for Women in Marriage Law in Indonesia

Penulis

  • Kudrat Abdillah Gadjah Mada University, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35961/teraju.v7i02.2484

Kata Kunci:

Family Law, Legal Protection, Women

Abstrak

Perempuan dalam catatan sejarahnya menjadi kelas nomor dua dan mengalami diskriminasi yang tak berujung, mulai dari zaman Bangsa Yunani Kuno, zaman Jahiliyah pra Islam, kedatangan Islam, hingga hari ini. Islam telah hadir dan secara normatif salah satunya untuk mengangkat derajat martabat seorang perempuan, khusunya dalam ranah perkawinan. Dalam perkawinan Islam, perempuan disejajarkan setara dengan laki – laki berkaitan dengan peran, akses, dan pendapatnya. Dalam hukum positif, perkawinan di Indonesia sangat ramah dan peduli terhadap perempuan. Tulisan ini fokus pada bagaimana nilai – nilai Pancasila menyatupadu dalam setiap pasal – pasal hukum perkawinan. Karena Pancasila sebagai cara berpikir (the way of thinking) dan pandangan hidup (the way of life) pada Masyarakat Indonesia. Tulisan ini merupakan penelitian kualitatif dan termasuk jenis penelian normatif dengan mengkaji literatur – literatur kepustakaan (library research). Hasilnya menggambarkan betapa hukum perkawinan di Indonesia sangat melindungi hak – hak perempuan baik secara fisik maupun secara psikis. Dalam hal ini ada empat hal yang dikaji. (1) Hak memilih pasangan. Hukum perkawinan Indonesia menegaskan bahwa tanpa persetujuan calon mempelai, maka perkawinan tidak dapat dilangsungkan. Ketentuan ini memberikan hak kepada setiap warganya untuk mempunyai kesempatan memilih membentuk keluarga dengan pilihannya. (2) Pencatatan Perkawinan. Dalam pencatatan perkawinan ini setiap perkawinan wajib dicatatkan sebagai bentuk bukti otentik dan kepastian hukum. (3) Batas Usia Perkawinan. Hukum perkawinan Indonesia mengatur batas minimal usia perkawinan calon mempelai yaitu sembilan belas tahun. Hal ini diatur karena secara fisik dan mental Masyarakat Indonesia secara umum, layak menikah pada usia tersebut untuk menghindari berbagai dampak yang timbul. (4) Taklik Talak. Perjanjian taklik talak ini menguatkan hak perempuan dalam perkawinannya, dengan jaminan akses yang mudah untuk mengajukan perceraian karena hak – hak nya tidak dipenuhi oleh suaminya. Dari beberapa aspek yang dibahas, nilai – nilai Pancasila yang menjadi ruh hukum perkawinan Indonesia adalah nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, dan nilai keadilan.

Referensi

Ahmad, Imam. Musnad Ahmad. Riyadh: Maktabah al-Ma'arif, n.d.

Ahmad Nur Fuad, et al. Human Rights in the Islamic Perspective. Malang: Institute for the Enforcement of the Supremacy of Law and Human Rights, East Java Regional Leadership of Muhammadiyah, 2010.

Ahmad Tholabi Kharlie. Indonesian Family Law. 3rd ed. Jakarta: Sinar Grafika, 2019.

Al-Ghazali, Imam. Ihya’ Ulumuddin Translated by Muhammad Zuhri. Semarang: Asy-Syifa, 1990.

Al-Hatimy, Said Abdullah Seib. Cintra: A Woman's Identity in the Course of History. Surabaya: Risalah Gusti, 1995.

Al-Quran Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia. The Quran and Its Translation. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran, 2015.

Alwi, Hasan, et al. Great Dictionary of the Indonesian Language. Jakarta: Balai Pustaka, 2002.

Amin, Mohammad. 'The Dualism of Secret Marriage Law in Indonesia from the Perspective of Indonesian Fiqh'. Jurnal ANALISIS: Jurnal Studi Keislaman 15, no. 1 (2015).

Amir Syarifuddin. Islamic Marriage Law in Indonesia. Jakarta: Kencana, 2006.

Amiur Nuruddin, and Azhari Akmal Tarigan. Islamic Civil Law in Indonesia: A Critical Study of the Development of Islamic Law from Fiqh Law No. 1/1974 to KHI. Jakarta: Prenada Media, 2004.

Ar-Rifa'i, Salim Abd al-Ghani. Ahkam Al-A?wal al-Syakhsiyyah Li al-Muslimin Fi al-Gharb. I. Beirut: Dar Ibn Hazm, 2002.

Atmorejo, Sudjito. Pancasila Paradigm Legal Science (Academic Struggles from Transcendence to Realisation). Yogyakarta: CV. Istana Agency, 2022.

Atmorejo. Sudjito. Legal Education: Efforts to Realise Pancasila Humanity. Yogyakarta: CV. Istana Agency, 2023.

Audah, Abdul Qadir. Islamic Criminal Law. Cairo: Dar al-Urubah, 1964.

Az-Zuhaily, Wahbah. Islamic Jurisprudence and Its Evidence. Beirut: Dar al-Fikr, 1989.

Bahar, Saafroedin. 'Pancasila as a Paradigm for National Development in the Socio-Political Field'. Journal of National Security 7, no. 2 (2002).

Basyir, Ahmad Azhar. Islamic Marriage Law. Yogyakarta: UII-Press, 2000.

Besar, Abdul Kadir. Pancasila: Philosophical Reflection, Ideological Transformation, Necessary Method of Thinking. Jakarta: Pustaka Azhary, 2005.

Bo'a, Fais Yonas. 'Pancasila as a Source of Law in the National Legal System'. Constitution Journal 15, no. 1 (29 March 2018): 21. https://doi.org/10.31078/jk1512.

Darmadi, Hamid. The Basis of Moral Education Concepts. I. Bandung: Alfabeta, 2007.

Derta Nur Anita. ‘Marriage Law in a Legal State Based on Pancasila’. Innovative: Journal of Social Science Research 3, no. 5 (2023).

Erwinsyahbana, Tengku. ‘The Marriage Law System in a State Based on Pancasila’. Journal of Law, Faculty of Law, University of Riau 3, no. 1 (2012).

Fadhullah, Sayid Muhammad Husain. The World of Women in Islam. Jakarta: Lentera, 2000.

Fauziyah, Miftahul. ‘Internalisation of Pancasila Values in the Family from the Perspective of the Qur’an, Surah Ar-Rum, Verse 21’. Syakhsiyyah Journal of Islamic Family Law 1, no. 1 (2021).

Fuady, Munir. Legal Research Methods: Theoretical and Conceptual Approaches. Depok: PT. Rajagrafindo Persada, 2018.

Harjono. Legal Protection (Building a Legal Concept) – In the Constitution as the Home of the Nation. Jakarta: Secretariat General and Registrar of the Constitutional Court, 2008.

Hasyim, Syafiq. Unthinkable Things About Women's Issues in Islam. Bandung: Mizan, 2001.

Ibad, Saiful, and Rasito. ‘The Response of Islamic Boarding School Leaders to KHI Material in Indonesia (Case Study in Jambi City)’. Kontekstualiata, Journal of Religious Social Research 21, no. 1 (2006).

Ibrahim, Johnny. Theory and Methodology of Normative Legal Research. Malang: Banyumedia Publishing, 2008.

Irianto, Sulistyo. Women and Law. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2006.

Khoiruddin Nasution. Marriage Law 1. Yogyakarta: ACAdeMIA + TAZZAFA, 2005.

———. The Status of Women in Southeast Asia: A Study of Contemporary Muslim Marriage Legislation in Indonesia. Jakarta: INIS, 2002.

Mahmud Yunus. Arabic-Indonesian Dictionary. Jakarta: Foundation for the Translation and Interpretation of the Qur'an, 1972.

Maimun, Kudrat, and others Faidi. Practical Guide to Writing Scientific Papers for the Faculty of Sharia. Pamekasan: Duta Media, 2019.

Mas'udi, Masdar Farid. Islam and Women's Reproductive Rights. Bandung: Mizan, 1997.

Moleong, Lexy J. Qualitative Research Methodology. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2014.

Muchtar, Kamal. Principles of Islamic Law on Marriage. Jakarta: Bulan Bintang, 1993.

Mughniyah, Muhammad Jawad. Fiqh of the Five Madhhabs. Jakarta: Lentera, 1999.

Muhammad, Husein. Fiqh for Women. Edited by Faqihuddin Abdul Kodir, 2020.

Mulia, Siti Musdah. Women and Law. Jakarta: YOI, 2008.

Notonagoro. Pancasila: The Philosophical Foundation of the Republic of Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara, 1971.

Philipus M. Hadjon. Protection of the People for the People in Indonesia (A Study of the Principles, Handling by the Courts in the General Judicial Environment and the Establishment of State Administrative Courts). Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1987.

R. Magdalena. ‘The Position of Women in Historical Development (A Study of the Position of Women in Islamic Society)’. Harkat An-Nisa: Journal of Gender and Children Studies 2, no. 1 (2017).

Saefulloh, Febri, et al. ‘The Influence of Patriarchal Culture on Women’s Career Orientation’. Manifesto: Journal of Communication, Politics and Culture 1, no. 1 (2023).

Saputra, Inggar. ‘Actualising Pancasila Values as the Key to Overcoming Drug Abuse in Indonesia’. Journal of Pancasila and Citizenship, Muhammadiyah University of Ponorogo 2, no. 2 (2017).

Sari, Ratna, and Fatma Ulfatun Najicha. ‘Understanding Pancasila Values as the Foundation of the State in Community Life’. Harmony Journal 7, no. 1 (2022).

Sayuti Thalib. Indonesian Family Law. Jakarta: University of Indonesia Press (UI-Press), 1986.

Sudarsono. Fundamentals of Islamic Law. Jakarta: Rineka Cipta, 2001.

Suyadi, Asip. ‘Pancasila as a Paradigm for Legal Development’. Surya Kencana Satu Journal: Dynamics of Legal Issues and Justice 9, no. 1 (2018).

Sya’rawi, Mutawally. Fiqh for Women. Jakarta: Amzah, 2009.

Umar, Nasaruddin. Arguments for Gender Equality. II. Jakarta: Paramadina, 2010.

Wahana, Paulus. The Philosophy of Pancasila. Yogyakarta: Kanisius, 2001.

Wibisono, Rizky Bangun. ‘The Achievement of Women’s Political Identity in Indonesia’. Jurnal Mengkaji Indonesia 1, no. 1 (9 March 2023): 67–80. https://doi.org/10.59066/jmi.v1i1.61.

X, Nugraha. ‘Reconstruction of the Minimum Age for Marriage as a Form of Legal Protection for Women (Analysis of Constitutional Court Decision No. 22/Puu-Xv/2017)’. Lex Scientia Law Review 3, no. 3 (2022).

Yanggo, T, and Hafiz Anshary. Contemporary Islamic Legal Issues. Jakarta: Pustaka Firdaus, 1996.

Zein, Satri Effendi M. Contemporary Islamic Family Law Issues: Jurisprudential Analysis with an Ushulliyah Approach. Jakarta: Prenada Media, 2005.

Diterbitkan

2025-10-14

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Legal Protection for Women in Marriage Law in Indonesia. (2025). TERAJU: Jurnal Syariah dan Hukum, 7(02), 270-289. https://doi.org/10.35961/teraju.v7i02.2484

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama