Sejarah Pewahyuan Al-Qur’an: Kajian atas Pendekatan Historis-Fenomenologis William Montgomery Watt Kajian atas Pendekatan Historis-Fenomenologis William Montgomery Watt

Main Article Content

erika123 aulia kamdani

Abstract

Kajian studi Islam yang dilakukan orientalis bukanlah sebagai momok bagi umat Islam. Pandangan orientalis tentang Islam tidak selalu negatif karena hanya didasarkan penelitian historis semata. William Montgomery Watt mengenalkan pendekatan ganda dalam memahami studi Islam, agar mendapatkan hasil yang utuh. Artikel ini memaparkan pandangan W. Montgomery Watt dalam studi Al-Qur’an yang dikhususkan pada konsep pewahyuan. Penulisan artikel ini menggunakan metode deskriptif. Kesimpulannya Watt dalam mengkaji Islam dengan menggabungkan dua pendekatan. Watt mengakui al-Qur’an sebagai kitab yang diturunkan Allah melalui Muhammad. Proses pewahyuan al-Qur’an menurut Montgomery Watt terbagi dalam dua rumusan, yaitu: wahyu itu perintah untuk bicara dan proses bicara yang dilakukan Muhammad itu mengandung isyarat (bayang-bayang).

Article Details

Section

Articles

How to Cite

“Sejarah Pewahyuan Al-Qur’an: Kajian Atas Pendekatan Historis-Fenomenologis William Montgomery Watt: Kajian Atas Pendekatan Historis-Fenomenologis William Montgomery Watt”. PERADA 4, no. 1 (June 30, 2021): 71–80. Accessed November 4, 2026. https://ejournal.stainkepri.ac.id/index.php/perada/article/view/418.