CORAK PEMIKIRAN POLITIK RAJA ALI HAJI (1808-1873)
Main Article Content
Abstract
Raja Ali Haji adalah seorang bangsawan Melayu keturunan Bugis. Seorang ulama, pujangga sekaligus negarawan yang paling menonjol dan disegani di Kerajaan Riau-Lingga yang berpusat di Pulau Penyengat pada akhir abad ke-19.
Penelitian ini disusun dengan metode kualitatif melalui pendekatan historis yang instrumen pengumpulan datanya menggunakan kajian kepustakaan (library research). Data dalam penelitian ini diambil dari karya-karya Raja Ali Haji yang memiliki fokus tema tentang pemikiran politik.
Temuan yang diperoleh menunjukkan sistem politik ideal bagi dunia Melayu dalam pandangan Raja Ali Haji adalah sistem kerajaan yang bersendikan syari’at Islam (theo-monarki). Aktifitasnya sebagai praktisi politik serta matangnya tradisi intelektualitas melalui interaksinya dengan teks-teks klasik dari Al-Ghazâli, Al-Mawardi, dan ulama lainnya memberikan corak etis yaitu corak yang memberikan penekanan terhadap etika pemegang kekuasaan. Tetapi, pada saat yang sama pemikiran politik Raja Ali Haji juga termasuk dalam kategori corak hukum karena mengemukakan teori-teori yang berfokus pada teori legitimasi penguasa dari sudut pandang hukum Islam.
Article Details
Issue
Section
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
----------------------------------------
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work