Breaking Down the Apathy Barrier: The Effectiveness of an Interactive Anti-Bullying Puzzle in Building Social Awareness among Eighth-Grade Students at SMP Labschool UPI Bandung

Main Article Content

Shellya Tanaya Dhayinta
Sindi Ayudia Pama
Futihaturrobiah

Abstract

Bullying remains a persistent problem in schools and can negatively affect students’ social and emotional development, making innovative preventive strategies increasingly important. This study aims to examine the effectiveness of interactive anti-bullying puzzle media in increasing bullying awareness among eighth-grade students at SMP Labschool UPI Bandung. This study employed a quantitative experimental approach using a pretest-posttest control group design. The participants were 40 eighth-grade students, consisting of 20 students in the experimental group and 20 students in the control group, selected through purposive sampling. Data were collected using a 23-item questionnaire measuring students’ understanding and attitudes toward bullying. The instrument demonstrated acceptable validity and reliability, with all items meeting the validity criteria and a Cronbach’s alpha coefficient of 0.814. Data were analyzed using normalized gain scores to compare changes between the experimental and control groups. The results showed an increase in the experimental group’s mean score from 46.30 before the intervention to 74.35 after the intervention, with a normalized gain score of 0.62, categorized as moderate. In comparison, the control group increased from 43.55 to 49.60, with a normalized gain score of 0.12, categorized as low. These findings indicate that interactive anti-bullying puzzle media can support the development of students’ awareness of bullying and promote active learning through cooperation, reflection, and discussion. The study concludes that puzzle-based media can serve as an innovative strategy for strengthening bullying prevention programs in junior high schools.

Article Details

How to Cite
Shellya Tanaya Dhayinta, Pama, S. A., & Futihaturrobiah. (2026). Breaking Down the Apathy Barrier: The Effectiveness of an Interactive Anti-Bullying Puzzle in Building Social Awareness among Eighth-Grade Students at SMP Labschool UPI Bandung. TANJAK : Journal of Education and Teaching, 7(2), 257–267. https://doi.org/10.35961/tanjak.v7i2.3064
Section
Articles

References

Aftika, R. (2020). Pengembangan media puzzle sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Universitas Pendidikan Indonesia.

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2021). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives. Longman.

Andriani, D., Kusmawati, A., & Hidayati, N. (2019). Efektivitas layanan informasi menggunakan media puzzle untuk mengurangi perilaku bullying pada siswa SMA. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 45-52.

Arseneault, L. (2023). The long-term impact of bullying victimization on mental health. World Psychiatry, 22(1), 67-68.

Arsyad, A. (2022). Media pembelajaran. Rajawali Pers.

Azizah, N., Rahmat, A., & Septiani, D. (2024). Pengaruh permainan edukatif berbasis moral terhadap pemahaman konsep moralitas siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(2), 78-89.

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Corey, G., Corey, M. S., & Corey, C. (2023). Groups: Process and practice. Cengage Learning.

Dewi, A. R., & Saputra, A. R. (2023). Pembelajaran interaktif melalui media puzzle untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(3), 112-125.

Dewi, M., Suryani, T., & Rahayu, P. (2024). Permainan edukatif sebagai media peningkatan perilaku prososial dan penurunan perilaku agresif siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 18(1), 34-47.

Erskine, H. E., Riany, Y. E., & Utami, D. A. (2025). National Adolescent Mental Health Surveys (NAMHS) Indonesia 2025: Laporan nasional. UNICEF Indonesia.

Fauzi, A., Rahmawati, S., & Hidayah, N. (2024). Pengembangan media puzzle anti-bullying untuk meningkatkan kesadaran siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 56-68.

Fitriani, R., & Rahmadani, P. (2023). Keunggulan media puzzle dalam menstimulasi keterampilan pemecahan masalah siswa. Jurnal Media Pembelajaran, 9(2), 89-101.

Gazda, G. M. (2021). Group counseling: A developmental approach. Allyn & Bacon.

Gini, G., Pozzoli, T., & Borghi, F. (2021). Bullying victimization and academic performance: A meta-analytic review. Educational Psychology Review, 33(3), 789-815.

Handayani, L., & Putra, M. A. (2023). Efektivitas media pembelajaran dalam meningkatkan kesadaran anti-bullying: Sebuah tinjauan literatur. Jurnal Bimbingan Konseling, 12(2), 145-158.

Hanum, I., & Syafitri, N. (2021). Kesadaran siswa terhadap dampak negatif bullying di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 8(1), 34-42.

Hasanah, N., & Wijaya, H. (2021). Rancangan media puzzle untuk edukasi anti-bullying pada siswa sekolah menengah. Jurnal Desain Komunikasi Visual, 7(2), 67-79.

Herdian, A., & Listiana, R. (2024). Pengaruh permainan kelompok terhadap keterampilan komunikasi dan pengendalian emosi siswa. Jurnal Psikologi Sosial, 16(1), 23-38.

Khasanah, U., & Wulandari, R. (2022). Edukasi bullying melalui pendekatan pembelajaran berbasis permainan. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 90-102.

KPPPA. (2022). Survei nasional pengalaman hidup anak dan remaja 2022. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Lestari, S., & Puspita, R. (2022). Pengembangan media puzzle untuk pencegahan bullying di sekolah. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(3), 78-90.

Marivo, I. (2017). Media pembelajaran interaktif: Konsep dan aplikasi. Kencana.

Mashabi, S., & Utomo, A. (2026). Lonjakan kasus kekerasan di lingkungan pendidikan tahun 2020-2025. Kompas.id.

Maulana, R., & Sari, N. (2022). Research gap dalam penelitian media pembelajaran anti-bullying. Jurnal Kajian Pendidikan, 11(4), 234-248.

Melamita, D., Pujianti, E., & Kusumawati, R. (2024). Efektivitas layanan informasi dengan media puzzle dalam meningkatkan WPKNS siswa terhadap bullying. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 15(1), 12-26.

Mulyani, S., & Purnama, D. (2022). Puzzle sebagai media pembelajaran edukatif di sekolah dasar. Jurnal Media Pendidikan, 10(3), 67-79.

Munawarah, S., Hartono, D., & Priyanto, A. (2024). Pengembangan permainan ular tangga sebagai media pencegahan bullying dalam bimbingan konseling. Jurnal BK UNNES, 13(4), 190-203.

Nasir, M. (2018). Fenomena bullying di sekolah menengah pertama. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(2), 45-58.

Ningsih, R., & Wibowo, A. (2022). Media puzzle dalam pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(2), 101-114.

Nurcahyani, D., & Akbar, R. (2024). Inovasi media pembelajaran untuk pencegahan bullying di sekolah. Jurnal Pendidikan Indonesia, 16(3), 156-169.

Nurdin, H., & Amelia, R. (2022). Penggunaan media puzzle dalam layanan informasi bullying. Jurnal Konseling, 9(1), 23-35.

Nurhayati, S., & Rahayu, T. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying di kalangan remaja. Jurnal Psikologi, 14(1), 56-68.

Nurhidayah, S., & Supriyanto, A. (2021). Media permainan edukatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(3), 78-90.

Olweus, D. (1994). Bullying at school: Basic facts and effects of a school-based intervention program. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 35(7), 1171-1190.

Pama, G. J. (2024). Efektivitas media dalam penanganan bullying pada siswa sekolah menengah. Jurnal Bimbingan Konseling, 14(3), 45-58.

Pama, G. J., & Herlinda, N. (2019). Penggunaan media sebagai upaya preventif dan kuratif permasalahan bullying. Jurnal Konseling Indonesia, 11(2), 34-47.

Piaget, J. (1964). Development and learning. In R. E. Ripple & V. N. Rockcastle (Eds.), Piaget rediscovered (pp. 7-20). Cornell University Press.

Pratiwi, D., & Nugroho, A. (2022). Pengaruh media sosial dan pengawasan orang tua terhadap perilaku bullying remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 15(2), 89-102.

Pratisti, W. D., & Yuwono, S. (2018). Metode penelitian eksperimen. Universitas Gadjah Mada Press.

Prayitno, & Amti, E. (2023). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.

Puspitasari, F., & Kusuma, A. (2023). Kontribusi penelitian pengembangan media untuk pencegahan bullying. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14(4), 178-192.

Raharjo, T., & Yulianti, E. (2023). Pendekatan visual-kinestetik-kognitif dalam pembelajaran melalui media puzzle. Jurnal Teknologi Pendidikan, 11(2), 67-80.

Rahayu, S. (2025). Kasus perundungan di Bandung: Siswa SMP dipukuli enam pelaku. Detik.com.

Rahayu, T., Hermawan, D., & Purnomo, A. (2022). Intervensi berbasis permainan edukatif untuk meningkatkan empati remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 17(3), 112-125.

Rahmawati, N., & Hasanah, M. (2022). Inovasi media permainan dalam bimbingan kelompok. Jurnal Bimbingan Konseling, 13(2), 45-58.

Riany, Y. E., & Utami, D. A. (2025). Parenting style and peer attachment as predictors of cyberbullying in Indonesian adolescents. Journal of Adolescence, 88(1), 45-62.

Rosarian, D., & Dirgantoro, A. (2020). Pengaruh media permainan terhadap pemahaman dan retensi informasi siswa. Jurnal Pendidikan, 12(3), 134-147.

Rosmi, P., Karim, A., & Suryani, N. (2023). Agresivitas spesifik dalam perilaku bullying di sekolah menengah. Jurnal Psikologi, 15(2), 78-91.

Rukhana, S., Handayani, L., & Nugroho, S. (2024). Pengembangan media Engklek Kedamaian untuk mengurangi perilaku agresif siswa. Jurnal BK UNNES, 14(2), 156-170.

Ruliyatin, T., & Ridhowati, R. (2021). Media puzzle untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang perilaku bullying. Jurnal Konseling, 8(1), 12-25.

Saragi, F., Sihombing, E., & Panjaitan, L. (2025). Efektivitas media digital Edpuzzle dalam meningkatkan kesadaran kesantunan berbahasa sebagai upaya preventif bullying. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(1), 23-38.

Sari, M. (2021). Puzzle sebagai media pembelajaran interaktif. Jurnal Media Pembelajaran, 8(2), 45-58.

Setyaningrum, W., Hidayat, A., & Fauziah, L. (2018). Media permainan dalam pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(4), 67-80.

Sudjana, N., & Rivai, A. (2021). Media pembelajaran. Sinar Baru Algensindo.

Suherman, D., & Setiawan, A. (2022). Bimbingan kelompok dalam pencegahan bullying di sekolah. Jurnal Bimbingan Konseling, 11(3), 89-102.

Suparlan, H., Wibowo, A., & Pratama, R. (2023). Teori konstruktivisme dalam pembelajaran abad 21. Jurnal Pendidikan Modern, 12(4), 145-160.

Susanto, H., Purwanto, A., & Handayani, L. (2023). Strategi edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran anti-bullying. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 34-48.

Takizawa, R., Maughan, B., & Arseneault, L. (2021). Adult health outcomes of childhood bullying victimization: Evidence from a five-decade longitudinal British birth cohort. American Journal of Psychiatry, 178(4), 340-351.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wahyuni, S., & Putri, R. (2023). Pencegahan cyberbullying melalui media puzzle anti-bullying. Jurnal Cyber Psychology, 7(2), 56-69.

Widodo, A., & Haryanto, B. (2022). Dampak bullying terhadap perkembangan sosial-emosional dan iklim sekolah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 16(1), 78-92.

Wijaya, H., & Indriani, D. (2024). Literature review: Efektivitas media puzzle dalam pencegahan bullying pada berbagai jenjang pendidikan. Jurnal Kajian Pendidikan, 15(1), 89-104.

Wolke, D., Copeland, W. E., Angold, A., & Costello, E. J. (2023). Impact of bullying in childhood on adult health, wealth, crime, and social outcomes. Psychological Science, 34(2), 198-213.

Yulianti, A., & Juliangkary, M. (2023). Bentuk-bentuk bullying di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 10(3), 56-68.